BERBAGI
Pemain Jabar asal Papua, Yokison Kogoya./FOTO: Humas PPM/ Mayer C Sarioa)

TIMIKA – Yokison Kogoya merupakan salah satu atlet Bola Tangan (Handball) dari Jawa Barat. Yokison sendiri dilahirkan di Puncak Jaya, Papua pada tahun 1999. Namun, sejak kecil, ia ditinggalkan oleh kedua orang tuanya dan dirinya bahkan tidak memiliki ingatan akan wajah kedua orang tuanya.

Beruntung, salah satu yayasan bernama Yayasan Bala Keselamatan Bandung, Jawa Barat mengasuhnya. Ia pun dibesarkan di yayasan ini sejak Tahun 2007.

Di sana, dirinya mulai bersekolah di SD Bala Keselamatan hingga saat ini tengah duduk di bangku kuliah. Tepatnya di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Tahun 2021 menjadi kali pertama ia menginjakkan kaki ke Papua sejak dirinya diboyong oleh yayasan ke Jabar. Kehadirannya di Papua adalah demi membela kontingen Jabar dalam cabang olahraga bola tangan.

Sejak kecil, dirinya sudah memiliki cita-cita untuk menjadi atlet nasional. Didasari kecintaannya terhadap olahraga. Karena itu sejak remaja, ia kerap mengikuti berbagai kompetisi olahraga. Mulai dari gulat, futsal, hingga saat ini adalah bola tangan.

Menyadari kecintaannya terhadap tanah kelahirannya, Papua, ia bermimpi suatu saat bisa berdiri membela Papua dalam ajang olahraga.

Dirinya mulai bergabung di tim handball saat duduk di bangku SMA, berkat mengikuti salah satu ekstrakurikuler di sekolahnya.

Menurut Yokison, sejak mengenal Handball, dirinya begitu tertarik dengan Cabor yang saat ini familiar di masyarakat Indonesia baru-baru ini.

“Saya diajak bergabung dengan tim, kemudian saya diboyong ke Bandung, dari Bandung kemudian ke Jawa Barat, saya ikut tim Jabar sejak 2019 sejak babak kualifikasi dan sampai sekarang ikut PON,” terangnya.

Pria yang hidup sebatang kara sejak masa kanak-kanak ini juga merindukan keluarganya.

“Saya ingin keluarga saya tahu bahwa sampai saat ini saya masih hidup. Bahkan saya bisa berdiri sebagai salah satu atlet,” ungkapnya.

“Sejak kecil saya belum pernah ke Papua, ini baru pertama kalinya saya menginjakkan kaki di tanah kelahiran saya, hanya satu yang ingin saya sampaikan kepada adik-adik saya di Papua, jangan takut merantau, diluar Papua orangnya sangat ramah, dan tetap yakin kemana kita berada Tuhan akan selalu menjaga kita,“ katanya lagi.

Di mata Pelatih Kepala tim Jabar, Irfan Benizar Lesmana, Yokison juga disebut sebagai atlet yang memiliki potensi sangat besar. Performanya di lapangan juga sangat baik.

“Yokison Kogoya adalah kunci kemenangan kami di Jurnas antar klub 2017. Dia juga menjadi kunci kemenangan dan kunci kemenangan kami saat di Kejurnas 2018 dan selalu membawa kemenangan bagi kami di setiap menit-menit terakhir, anak ini cukup berbakat dan ia perlu diasah terus,” tutup Irfan. (HumasPPM/Adm)