BERBAGI
Team AtletAeromodeling Papua, Sefnat Marian (kiri) ,David Gunawan pelatih (tengah) dan Nanik Novianti (kanan) saat mengontrol pesawat miniaturnya dalam pertandingan di venue aromodeling SP-5 Timika/ Foto : Lukas Tandilimbong

TIMIKA – Pelatih tim Aeromodelling Papua David Gunawan mengatakan meski Sefnat Marian menyumbangkan emas di kelas F3J (Terbang Layang Kendali Radio) INA, namun dirinya merasa Sefnat masih kurang pengalaman bertanding.

“Satu setengah tahun merupakan waktu yang singkat untuk mencetak juara emas,” jelas David saat ditemui di venue aeromodelling SP-5 Timika, Rabu (13/10/2021).

David berencana akan membawa Sefnat mengikuti pertandingan internasional untuk bisa meningkatkan kualitas dan prestasinya.

“Yang kurang dari Sefnat cuma pengalaman bertanding, kedepannya saya berencana membawa dia ke pertandingan internasional, tidak hanya nasional supaya mental bertanding dia bertambah,” jelasnya.

David mengakui bukan cuma Sefnat yang dinilai memiliki potensi di aeromodelling, namun masih ada atlet lainnya seperti Sopia Ohee dan Herice Marweri namun mereka kurang beruntung dan juga masih kurang pengalaman bertanding.

Ia berharap kedepannya di ajang-ajang selanjutnya bisa lebih banyak lagi atlet aeromodelling Orang Asli Papua (OAP) bukan orang yang diambil dari luar dan tentunya peran aktif dari pemerintah untuk mendukung aeromodelling Papua. (Humas PPM/Adm)