BERBAGI
Pemain Handball Kaltim, Sri Nurlinda penuh emosional, usai menangkan laga melawan DKI Jakarta, Rabu (13/10). (FOTO: Humas PPM/Mayero C Sarioa)

TIMIKA – Setelah berjuang selama 60 menit dibabak semi final cabang olahraga (cabor) handball atau bola tangan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. Akhirnya Kalimantan Timur (Kaltim) melengserkan DKI Jakarta dengan Skor 24:20. Bahkan tim asal Kaltim yakin meraih medali emas dalam babak final nanti.

Pada babak Semifinal ini, persaingan sangat ketat, terlihat dari pola permainan antara kedua Tim DKI Jakarta dan Kaltim, yang sama-sama kuat. Namun pada menit ke 10 :30 melalui lemparan Sri Nurlinda nomor punggung lima, Kaltim berhasil meraih poin 4 sedangkan DKI masih mengumpulkan 3 poin.

Meski di menit pertama, DKI terus melakukan penyerangan bisa dibendung, namun Kaltim melakukan serangan dan  kerja sama yang baik pemain Kaltim. Pada menit ke 13:30 lagi-lagi Gadis  Risma Septiananda melalui lemparannya mampu menjebol gawang DKI Jakarta hingga membawa Kaltim meraih skor 5 poin.

DKI juga tidak ingin tertinggal, dan terus mengejar ketertinggalannya, hingga berbuah manis, setelah Alfia Nabillah Bilkis nomor punggung 5 mampu menjebol gawang Kaltim, dan perlahan skorpun bergeser menjadi 4 poin untuk DKI.

Sejak menit awal, barisan pertahanan Kaltim terus mendapat serangan, namun lincahnya kiper Dhe Alfiona, mampu menepis serangan gencar dari penyerang atau pelempar bola DKI

Hingga pertandingan usai , Kaltim masih terlihat unggul dengan poin 10 dan DKI 8 poin.

Dibabak kedua, terjadi saling kejar poin, di menit-menit ke 24:42  terjadi selisih poin   Yang tidak begitu jauh.

Barisan pertahanan Kaltim tidak perlu diragukan lagi, karena lihainya  Sri  Nurlinda nomor pungung 15 pada menit ke 28:14 membawa Kaltim melaju ke poin 22  dan itu tidak berselang lama kembali jebol gawang DKI di menit ke 29:14,  lagi-lagi Kaltim kembali cetak satu gol oleh  Fitri Anggiyani. Hasil poin ini tentunya  membawa Kaltim menuju Babak Final setelah melengserkan DKI , dengan poin  24 untuk Kaltim dan DKI dengan angka 20.

Dwi Chandara Pelatih Kepala Kaltim yakin, pada babak final, bisa membawa medali emas.

“Kalau sudah masuk final, ini sudah bukan mengenai teknik permainan lagi, tetapi ini soal mental, kita sudah siapkan semua itu selama tiga bulan, dan saya yakin anak-anak mampu tunjukan yang terbaik,”katanya. (Humas PPM/Adm)