BERBAGI
Tim bulu tangkis DKI Jakarta berfoto bersama usai penerimaan medali. (Humas PB PON/Ramah)

JAYAPURA – Tim bulu tangkis DKI Jakarta berhasil melibas juara bertahan Jawa Barat secara dramatis dengan skor 3-2. Atas kemenangan ini, DKI Jakarta berhasil membawa pulang emas di nomor beregu putra.

Seperti diketahui, DKI Jakarta dan Jawa Barat merupakan finalis di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 di cabang olahraga bola angsa atau bulu tangkis.

Bermain di arena bulu tangkis GOR Waringin Jayapura, Sabtu (9/9/2021), persaingan sangat ketat berlangsung dalam tiap game yang dimainkan. Akhirnya, keberpihakan Dewi Fortuna menaungi DKI Jakarta melalui Yonathan Ramlie melawan Abiyyu Fauzan Majid dari Jawa Barat dengan skor 21-14 dan 21-15.

Pelatih tim bulu tangkis DKI Jakarta, Thomas Indrajaya, mengaku bersyukur timnya bisa mengamankan satu emas bulu tangkis nomor beregu.

“Target kami tiga emas, yaitu nomor beregu putra, nomor beregu putri, dan perorangan. Tapi beregu putri sudah direbut tim Jatim. Saya berharap kami masih mendapat kesempatan untuk meraih medali emas,” ujar Thomas.

Dikatakan Thomas, Jawa Barat merupakan lawan tangguh karena merupakan juara bertahan di PON Jawa Barat. Ia mengaku sempat khawatir saat kalah di game pertama, namun DKI Jakarta mampu bangkit di game kelima.

“Atlet pelatnas (pemusatan latihan nasional). Kami semua berada di sana sehingga terus berusaha untuk bermain dana memenangkan pertandingan. Kalau soal kekuatan, saya pikir semuanya sudah saling paham karena satu pelatnas, hanya saya strategi bermain yang membedakan,” ujar Thomas.

Thomas berharap, tim bulu tangkis DKI Jakarta terus memaksimalkan kemampuan tanpa harus berpikir bermain untuk menang atau kalah, namun yang penting adalah bermain dengan tenang dan semangat sehingga meraih kemenangan.

Atlet bulu tangkis Amri Syahnawi yang memperkuat DKI Jakarta di nomor beregu putra, mengatakan, poin-poin krusial yang membuat DKI Jakarta bangkit sehingga bisa bermain lebih maksimal.

“Kami semua satu pelatnas, satu teman latihan di pelatnas Cipayung. Jadi, kami sudah saling mengetahui kekuatan masing-masing. Tapi ini kan dalam pertandingan sehingga harus membuktikan yang terbaik,” ujar Amri.

Untuk medali perunggu menjadi milik bersama tim Jawa Timur dan Jawa Tengah. (Humas PPM/Adm)