Beranda PON XX Papua Buka Pertandingan Tarung Derajat, Bupati Mimika: Jangan Pulang Bawa Emosi

Buka Pertandingan Tarung Derajat, Bupati Mimika: Jangan Pulang Bawa Emosi

103
0
BERBAGI
Partai ke 4 PON XX Cabor Tarung Derajat antara atlet Papua (sudut merah) melawan atlet Jambi (sudut hitam) yang dimenangkan oleh atlet Jambi. (Foto: HUMAS PPM/Hasan Sainus)

MIMIKA – Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengingatkan atlet Tarung Derajat yang mengikuti Pekan Olahraga Nasional PON XX Papua di venue Eme Neme Yauware di Mimika, agar tidak membawa pulang emosi ketika selesai bertanding.

Hal itu disampaikan Omaleng saat membuka pertandingan Cabor Tarung Derajat PON XX Papua, Jumat (8/10) didampingi Maha Guru Badai Meganagara Dradjat.

Pembukaan cabor ini ditandai dengan pengalungan noken oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng kepada Maha Guru Badai serta pemukulan tifa.

“Hari ini kita perlu bersyukur karena Tuhan masih memberikan kesehatan dan kesempatan serta semangat yang luar biasa bagi kita semua untuk ada di sini (Timika-red),” kata Eltinus.

Mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Mimika, Eltinus Omaleng menyampaikan terimakasih kepada semua kontingen yang datang.

Ia mengingatkan, cabor Tarung Derajat bukan tentang pukul memukul, tendang menendang apalagi harus meninggalkan dendam.

Menurutnya, cabor ini mengikat semuanya menjadi satu baik sebagai teman, sahabat maupun saudara.

“Karena itu, para peserta jangan pulang membawa emosi. Orang Papua tidak pernah seperti itu untuk baku pukul. Tetapi harus duduk sama-sama minum kopi,” kata bupati sembari tertawa.

Menurutnya, Tarung Derajat merupakan olaharaga full body dan full contact sehingga setiap atlet harus waspada dalam melakoninya. Ia tidak ingin para atlet mengalami cedera serius usai bertanding pada PON XX Papua.

“Dan meskipun kita menonton pertandingan, tetap kita harus menjaga prokes. Kita saat ini sudah turun PPKM tetapi prokes harus tetap diperhatikan,” ujarnya mengingatkan sambil berharap semuanya berjalan lancar dan sukses.

Sebanyak 20 provinsi ikut cabor Tarung Derajat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Papua, DKI Jakarta, Bali, Jawa Barat dan Provinsi Jambi,  Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kepri, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Riau, Aceh, Banten, Nusa Tenggara Barat, Jambi, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Pertandingan hari pertama menampilkan 21 partai putra dan putri.

Untuk putra kelas 49,1-52 kg tiga partai, kelas 52,1-55 kg dua partai, kelas 55,1-58 kg dua partai, kelas 58,1-66 kg dua partai dan kelas 61,1-64 tiga partai.

Untuk putri kelas 45,1-50 kg dua partai, kelas 50,1-54 dua partai

Kelas seni gerak – gerak tarung diikuti 5 kontingen. Atlet Deni Karya Nugroho dan Fabio Salfa Riscky mewakili Jawa Tengah, Muhlis dan Nasran mewakili Sulawesi Selatan. Hanhan Ramdani dan Muarif Hidayatulloh mewakili Jawa Barat, Muhammad Iqbal dan Juanda mewakili Aceh serta Muh Nasrul dan Kaleb Hanueby mewakili Papua. (Humas PPM/Adm)