BERBAGI
J. Yumin Wonda

JAYAPURA – Tokoh Masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Yumin Wonda yang saat ini tengah berkiprah dan menjalankan usahanya di wilayah Kota Jayapura, menyesalkan adanya pemberitaan terkait bantuan dana yang ia berikan kepada Gereja GIDI Guburu  di wilayah distrik Mewoluk, Puncak Jaya.

Yumin Wonda mengakui, dirinya selaku kader GIDI, sudah biasa dan menjadi kewajibannya serta sering dia lakukan jika ada berkat, untuk membantu pembangunan gereja dimana saja.

Dia kemukakan, untuk bantuan senilai Rp. 50 juta yang ia berikan pada gereja GIDI Guburu, di Distrik Mewoluk, Puncak Jaya adalah murni secara ikhlas, setelah sebelumnya telah ada komunikasi antara dirinya bersama para tokoh gereja dan pemuda setempat.

“Memang saya ditelepon dari para tokoh gereja dan pemuda. Setelah komunikasi saya bisa membantu Rp. 50 juta. Itu adalah hal biasa. Seharusnya jangan dipermasalahkan dan apalagi dipolitisir,” sebutnl Yumin Wonda.

“Jika ada pemberitaan yang muncul dan menyebut bantuan itu 100 juta lalu dikembalikan dan ada muatan politis, maka sangat tidak benar. Bantuan yang diberikan adalah murni untuk pembangunan gereja, sesuai dengan komunikasi yang sudah terjadi. Hal ini biasa dan menjadi tugas kami saat ada berkat, untuk turut membantu gereja,” kata Yumin Wonda lagi.

Sementara disinggung soal langkah hukum yang mungkin akan ditempuhnya terkait hal tersebut, Yumin yang kesehariannya juga dipercaya menjabat Plt Ketua DPC Partai Demokrat di Puncak Jaya mengaku masih akan memikirkan langkah selanjutnya. Apakah akan melakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Lalu kalau dalam kegiatan itu juga disebut soal kejadian perang suku yang terjadi, itu adalah yang terjadi saat pemilihan bupati dan wakil bupati lalu. Jangan lagi juga dikaitkan apalagi disebut nama saya dan pak Dius Enumbi dalam hal demikian. Pada prinsipnya sebagai anak Puncak Jaya, saya pribadi selalu berusaha maksimal membantu jika ada permintaan atau untuk pembangunan gereja,” pungkasnya.

Diketahui, muncul pemberitaan dalam sebuah media online https://kliksajapapua.co/bupati-puncak-jaya-kepala-opd-beserta-fppj-memberikan-bantuan-bama-kepada-masyarakat-mewoluk-dan-molanikime/

yang antara lain menulis bahwa, pada Selasa 22 Januari 2021 Masyarakat Puncak Jaya kaum Pela Kogoya dan Weya Jikwa dari Gumbru, Gininik, Waliba, Biak distrik Mewoluk dan Wanume, Mewut, Maloinggen, Tiolome, distrik Molanikime bergotong royong panen kacang tanah hasil berkebun sejak 2 minggu lalu, untuk acara penggalangan dana guna pembayaran upah tukang bangunan Gereja Gumbru, acara penggalangan dana tersebut puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2021.

Penanggung Jawab Kegiatan Neki Kogoya, Nekiles Kogoya, Pingginuer Wonda, Abupak Wonda, Bum Wonda, Andokon Wonda mewakili masyarakat. Menyampaikan terimakasih kepada Pemda Puncak Jaya dan Forum Peduli Puncak Jaya, lebih khususnya bpk Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos S.IP, MM, beserta Sekda Tumiran, Kepala Dinas Pendidikan Amir Wonda, Kabid Ketentraman Richardo Elopore, Kabid Pemuda Olahraga Yohanes Wonda, dan Wakil Sekretaris Koni/ Kep.Dep Humas FPPJ Irianto Wonda. Yang telah memberikan Sumbangan Sembako

Mewakili seluruh Kepala Kampung dan Masyarakat Distrik Mewoluk Abupak Wonda menyatakan dengan tegas ( Dius Enumbi dan Yumin Wonda Pejabat dari Provinsi Papua mengirim uang Rp 100.000.000 (Seratus Juta ) lewat Omukor Weya dan kiluwi Wonda tapi kami kembalikan Karena tidak tau apa motif orang tersebut.

Masyarakat Mewoluk, Molanikime, Lumo Ilambuarwi kelurganya Pk Bupati Yuni Wonda saya Abupak Wonda kepala kampung Gininik anaknya Bupati, jadi Bapak Bupati akan Bantu kami 200.000.000 ( Dua Ratus Juta).

Jika Dius dan Yumin mau membantu masyarakat kasih saja ke keluarga korban Perang desa di Distrik Ilu dan sekitarnya keluarganya beliau ada disana mereka lebih membutuhkan untuk bayar kepala korban perang Desa.

Distrik Mewoluk – Molanikime – Lumo – Ilamburawi adalah kampunya Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, kepada pihak – pihak yg punya kepentingan politik agar ketahui jangan bikin bodok masyarakat dengan uang ujarnya.

Mewakili tokoh masyarakat Molanikime Pinggirnuer Wonda, dan Mewakili masyarakat mewoluk Nekiles kogoya menyatakan dengan Tegas barang siapa dengan kepentingan Politik mencoba masuk ke Wilayah distrik Mewoluk Molonanikime, Lumo, dan Ilambuarwi membawa uang maka kami akan usir dengan anak panah bila perlu kami Panah Politikus Perusak tersebut, Disini Basisnya Yuni Wonda Ujarnya. (Adm)