BERBAGI
RHP bersama masyarakat di Toikara

AWEKU – Lautan manusia dari empat klasis GIDI diantaranya Klasis Kondaneri, Kanggi, Boluhur dan Kembu. Selasa siang (29/9/2020) memadati lapangan di Kampung Wenggume, Distrik Aweku Kabupaten Tolikara.

Kehadiran para jemaat ini menyambut kedatangan rombongan Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pagawak yang datang untuk memberikan bantuan keagamaan dari partai berlambang bintang mercy itu dan juga bantuan sembako pandemi Covid-19.

Usai turun dari hellykopter, RHP sapaan akrabnya langsung diarak keliling lapangan oleh warga jemaat dengan penuh suka cita dan menyambutnya dengan rasa kehangatan.

Usai memberikan bantuan sembako dan dana pembangunan gereja. Kepada wartawan RHP yang dikenal dengan julukan bupati biru itu mengatakan Partai Demokrat mulai dari tingkat

DPP – DPD – DPC sampai tingkat akar selalu hadir ditengah -tengah masyarakat dalam kondisi dan kebutuhan apapun.

“Oleh sebab itu hari ini Selasa (29/9/2020), saya hadir di Jemaat Wonoluk, Klasis Kanggi wilayah Toli dalam rangka menyalurkan bantuan pembangunan gereja. Kurang lebih ada 17 jemaat. Dimana Per Jemaat diberikan bantuan sebesar Rp. 50 juta bersama bantuan Covid berupa sembako yakni 4 ton beras, 100 karton mie instant,”terangnya.

Menurutnya hal ini harus dilakukan oleh Partai Demokrat sesuai dengan instruksi Ketua DPP Pusat Agus Harimurti Yudhoyono dan juga harapan ketua DPD Provinsi Papua Lukas Enembe.

“Saya harap dengan bantuan ini masyarakat yang berada di Klasis Kanggi dan Jemaat Wonoluk serta jemaat – jemaat yang berada di sekitar wilayah Toli. Agar bantuan ini dapat berguna untuk pembangunan gereja yang sudah mereka bangun atau penyelesaian atau pembayaran tukang. Yang selama ini sudah dilakukan oleh jemaat,”harapnya.

Oleh sebab itu sekali lagi dirinya juga menyampaikan terima kasih atas semua dukungan para kader Demokrat Papua dan para bupati yang merupakan kader Demokrat. Dimana sudah bersama -sama melaksanakan kegiatan Partai Demokrat hadir bersama rakyat.

“Dari jemaat Wonoluk, Klasis Kanggi wilayah Toli. Saya Ricky Ham Pagawak bersama seluruh kader masyarakat yang hadir adalah bagian dari respon. Karena memang mereka butuh pelayanan. Selain karena pelayanan pemerintah yang sudah dilakukan oleh Bupati Tolikara. Akan tetapi partai juga harus hadir,”tegasnya.

Hal ini disertai alasan bahwa sebuah partai itu berdiri juga merupakan bagian dukungan dari jemaat yang ada saat ini.

Jemaat yang ada di wilayah Toli, wilayah Bogo dan semua wilayah GIDI yang ada telah membuktikan dengan memberikan dukungan penuh kepada kader pemerintah. Lebih khusus Gubernur Papua, dirinya sendiri yang juga saat ini masih menjabat sebagai Bupati Mamberamo Tengah dan juga Bupati Tolikara Usman G Wanimbo yang merupakan kader Partai Demokrat.

“Dengan hasil ini Partai Demokrat juga baliknya harus hadir ditengah -tengah jemaat untuk meringankan beban mereka di masa pandemi ini,”tandasnya.

Berikan Apresiasi

RHP memberikan bantuan kepada masyarakat di Tolikara

Sementara itu Kader Partai Demokrat asal Tolikara, Benny Kogoya mengatakan pihaknya sangat memberikan apresiasi kepada Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Papua Ricky Ham  Pagawak yang bisa turun langsung ke Distrik Aweku Kab. Tolikara dalam rangka memberikan bantuan keagamaan pada tiga klasis dan beberapa gereja. Sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat dalam mengatasi kesulitan di masa pandemi Covid-19.

“Karena sampai hari ini Pak Bupati Tolikara belum pernah turun di lapangan dan hal ini menjadi catatan juga beliau sebagai Ketua DPC Tolikara untuk dapat melihat ini,”sarannya.

Kedua sampai setelah covid bupati Tolikara sendiri belum pernah turun ke lapangan.

“Sehingga dalam masa waktu dekat ini. Kita harap dari masyarakat maupun kader dari Partai Demokrat untuk harap beliau hadir ditengah – tengah masyarakat agar dapat memberikan bantuan di masa covid ini,”ucap Benny.

Lanjutnya lagi bantuan yang diberikan saat ini kepada masyarakat berupa Sembako. Karena selama ini lockdown atau semua aktifitas seperti akses jalan ditutup oleh pemerintah.

Akan tetapi disisi lain pemerintah tidak melihat akan kebutuhan masyarakat itu sendiri. “Jadi yang pertama mungkin sembako itu yang harus diberikan kepada mereka,”tuturnya

Selain itu juga Benny Kogoya memberikan saran misalnya pemerintah daerah setempat dapat memberikan bantuan dalam modal usaha kepada masyarakat. Agar usaha mereka tidak macet.  Terutama kepada mama – mama pedagang asli Tolikara yang harus diberikan.

“Ketiga akses jalan juga harus diperhatikan. Semacam yang tadi kita jalan kesana (Kampung Wenggume-red) itu jalan mesti harus diperhatikan. Sebagai kampung yang merupakan daerah lahirnya bupati. Mesti aksesnya harus dibuka. Seperti pembangunan jalan,”tuturnya.

Sehingga harapannya dengan sisa masa bhakti Bupati Tolikara sebelum berakhir masa jabatannya yang tersisa 2 tahun ini. Dirinya juga berharap dalam kota Karubaga sendiri seperti tata ruang kota perlu dibenahi. (Adm)