BERBAGI
Suasana Sidang Jemaat ke III, GKI Eden Burmeso

BURMESO – Pengurus, jemaat dan Majelis GKI Eden, Burmeso, kabupaten Mamberamo Raya menggelar sidang Jemaat Ke-III tahun 2019, Sabtu (07/12)

Sidang jemaat yang berlangsung sehari itu, dibuka ketua klasis Mamberamo Apawer, Pdt. Mesak Hulo, S.Si, mengambil tema, “Datanglah Kerajaan-Mu” dengan Sub thema “Melalui Sidang Jemaat ke III, kita tingkatkan kualitas pelayanan menuju Jemaat yang Visioner”

Ketua panitia sidang jemaat GKI Eden, Burmeso, Luciana Payung menuturkan, kegiatan diikuti 70 orang peserta yang terdiri dari Majelis, unsur jemaat, Wijk, KSP, panitia pembangunam gedung gereja, BPPG, tua-tua jemaat dan peninjau.

Suasana Sidang Jemaat ke III, GKI Eden Burmeso

“Dana yang digunakan untuk pelaksanaan sidang ketiga ini, total Rp.100 juta. Dimana dari bantuan Pemda Rp.50 juta, sesama panitia Rp.30 juta. Dan Sumbangan bahan lainnya ditaksir Rp.20 juta. Apresiasi yang tinggi pada Badan Pekerja Klasis GKI, pemda Mamberamo Raya, Majelis Jemaat GKI Burmeso dan semua pihak yang beri bantuan dan perhatian pada sidang ke III ini,” papar Luciana.

Sementara Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa. A.Ks. S.Sos dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda Mamberamo Raya, Ramses Asmuruf mengapresiasi yang tinggi pada GKI Eden, Burmeso.

“Sebagai pemda apresiasi, meski baru Tiga tahun, tapi GKI Eden sudah sangat luar biasa. Walaupun baru. Puji Tuhan kita lihat perkembangan luar biasa. Melalui Sidang Jemaatn ini kita mau refleksi kembali kegiatan-kegiatan kita di 2019. Kita evalausi ada kesukseskan, keberhasilan dan kegagalan pula. Semua atas perkara Tuhan,” papar Asmuruf.

Dia kemukakan, meski demikian dalam organisasi jelas harus ada yang mengatur dan yang diatur.

Suasana Sidang Jemaat ke III, GKI Eden Burmeso

“Apapun yang diputuskan dalam sidang jemaat harus diterima dengan bauk. Kami selaku pemda terimakasih dan tak akan pernah tutup mata melihat dan memberi kontribusi buat semua denominasi gereja dan lembaga agama yang ada di Mamberamo Raya.

“Bahkan saudara kita yang Muslim. Semua kita bantu sampai tingkat distrik. Kami harapkan kerjasaan pihak gereja dan pemeringtah agar tetap berjalalan agar bersama-sama mengawal pemerintahan yang sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (Humas)