BERBAGI

Suasana ibadah Natal Bersama Keluarga Besar Ikatan Persekutuan Gereja Injili di Indonesia (GIDI) wilayah Yamo Bersatu (IPGWYB) di kompleks misionaris SIL, Selasa (03/12/2019) malam.

SENTANI – Keluarga Besar Ikatan Persekutuan Gereja Injili di Indonesia (GIDI) wilayah Yamo Bersatu (IPGWYB) di Kota dan Kabupaten Jayapura menggelar Ibadah perayaan Natal bersama, yang berlangsung di kompleks misionaris SIL, Selasa (03/12/2019) malam.

Perayaan Natal bersama yang dihadiri ratusan kepala keluarga, berlangsung penuh khidmat dan suasana kekeluargaan mengambil tema “Sukacita berjumpa dengan Yesus, (Lukas 2.12) dengan Sub Thema “Melalui perayaan Natal ini, Ikatan Persekutusan GIDI Wilayah Yamo, Bersatu secara pribadi, berjumpa dengan Yesus Kristus”.

Ibadah dibuka dengan ibadah oleh pdt Dr, Yandinus Yali. Mth, serta Pdt, Wupu Game, serta Pdt, Toper Wonda.

Suasana ibadah Natal Bersama Keluarga Besar Ikatan Persekutuan Gereja Injili di Indonesia (GIDI) wilayah Yamo Bersatu (IPGWYB) di kompleks misionaris SIL, Selasa (03/12/2019) malam.

Ketua Panitia Natal Bersama IPGWYB, Nendiron Kogoya kepada wartawan menuturkan, perayaan Natal bersama ini adalah pertama kali dilakukan sejak IPGWYB terbentuk medio tahun 2018 silam.

“Tujuan utama perayaan Natal Bersama ini sebagai momen saling bersama bertemu dan silaturahmi sesama warga dan keluarga besar IPGWYB. Apalagi, momen Natal ini sangat tepat untuk kita berkumpul bersama untuk perayaan,” kata Nendius.

Dia menambahkan, semangat terbentuknya IPGWYB adalah guna tali kasih dan pelayanan kepada jemaat.


Suasana ibadah Natal Bersama Keluarga Besar Ikatan Persekutuan Gereja Injili di Indonesia (GIDI) wilayah Yamo Bersatu (IPGWYB) di kompleks misionaris SIL, Selasa (03/12/2019) malam.

“Tidak ada kepentingan dalam ikatan ini. Tujuan kami hanya pelayanan, tenaga kami siap untuk melayani bersama hamba Tuhan atau kader dimana saja kami siap turun,” ujarnya.

Senada ketua IPGWYB, yang mengakui momen Natal bersama ini adalah pertama kali. Dia juga berharap kedepannya wadah tersebut akan terus menjadi sesuai dengan semangat awal didirikannya, yakni pelayanan.

Ketua Panitia Natal Bersama IPGWYB, Nendiron Kogoya

“Kami bentuk ikatan ini sejak 25 September 2018, guna memberikan pelayanan mengunjungi rumah jemaat dan hamba Tuhan. Kami rayakan Natal, hari ini kami hadirkan semua hamba Tuhan, senior, kader untuk hadir bersama. Tentunya kami juga selalu mohon bimbingan dan masukan dari senior dan kader,” tuturnya.

Senior Dukung Penuh

Sementara itu, Yumin Wonda, salah satu warga klasis yang dijadikan senior dalam ikatan perkumpulan itu mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kehadiran IPGWYB, dan siap mendukung keberadaannya dalam pelayanan.

Ketua Umum IPGWYB,

Yumin menambahkan, komitmen pengurus IPGWYB yang sejak awal membuat wadah itu sebagai tempat pelayanan dan melayani, adalah hal yang luar biasa dan wajib mendapat dukungan semua pihak termasuk warga GIDI klasis Yamo.

“Ini perkumpulan yang wajib kita dukung. Supaya ada jelas ada perkumpulan karena wajib ada wadah untuk bersama. Saya sangat setuju Dalam wadah ini tak boleh ada kepentingan. Apalagi dalam wadah IPGWYB ini banyak rekan dan adik mahasiswa STT dan Stakin. Mereka yang membentuk dan menjalan pelayanna, kami kader dan senior disini hanya memberi dukungan. Tidak boleh masuk apalagi intervensi kedalam,” papar Yumin Wonda. (Cel)