BERBAGI
Partai Gelora FOR WONE Sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia, Rifandi ketika berproses bersama Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah.
Partai Gelora FOR WONE
Sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia, Rifandi ketika berproses bersama Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah.

JAKARTA-Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Indonesia resmi telah menunjuk Andi Samsul Bahri Maddu Kelleng sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia Papua Barat. Surat Keputusan (SK) DPW Partai Gelora Indonesia Papua Barat diserahkan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang berlangsung pada hari Sabtu-Senin, 9-11 November 2019 di Jakarta.

Andi Samsul Bahri Maddu Kelleng akan didampingi oleh Rifandi sebagai Sekretaris Umum dan Irmayanti Amir sebagai Bendahara Umum.

“Hari ini (Minggu,red) tanggal 10 November 2019 bertepatan dengan Hari Pahlawan, DPN Partai Gelora Indonesia secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia kepada seluruh propinsi se Indonesia. Alhamdulillah, 34 propinsi hadir pada acara penyerahan tersebut” ungkap Sekretaris DPW Gelora Papua Barat, Rifandi kepada Harian Wone via selulernya, kemarin.

Dikatakan, dalam arahannya, Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta menyampaikan agar seluruh DPW membuka ruang kepada seluruh komponen masyarakat untuk bergabung di partai ini.

“Partai Gelora ini memiliki asas Pancasila dan jati diri Islam. Kita menyatukan antara nasionalis dan agamis di dalam bingkai Pancasila. Tidak boleh ada polarisasi antara agamis dan nasionalis, konflik seperti ini harus sudah ditinggalkan,” katanya.

Menurut Rifandi, 10 November menjadi hari konsolidasi nasional pertama, sekaligus pengangkatan struktur pengurus nasional dan pengurus inti DPW dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

“Anis Matta menjelaskan bertepatan dengan Hari Pahlawan, semoga kita mendapat inspirasi dari tanggal-tanggal penting tersebut. Semua pencapaian dalam proses lahirnya kita sebagai bangsa, dan lahirnya Islam sebagai peradaban baru, terwujud karena adanya semangat kepahlawanan,” imbuhnya.

Cita-cita luhur tersebut, lanjut Rifandi, merupakan sumber energi yang besar, dimana sumber energi itu adalah semangat kepahlawanan. “Ini semua adalah sebuah permulaan, dari sebuah fase baru dalam perjuangan kita setelah kita melalui tahun-tahun pergulatan dan ketidakpastian,” lanjutnya.

Kata Rifandi, Anis Matta juga menyampaikan bahwa perlu mempersiapkan seluruh kelengkapan administrasi sebagai syarat yang harus dipenuhi untuk disahkan sebagai partai politik oleh Kemenkumham.

“Kita optimis bisa memenuhi syarat ini Insya Allah, karena struktur kita se Indonesia sudah memenuhi sesuai yang disyaratkan,” ujarnya.

Dirinya berujar bahwa pihak di DPW Papua Barat pihak secara intens memastikan pembentukan struktur DPD kabupaten/kota hingga tingkat distrik.

“Jika berdasarkan syarat pemenuhan struktur, Partai Gelora Indonesia Papua Barat Insya Allah, kami akan terus berjuang,” beber Rifandi.

Pihaknya menargetkan merampungkan 100 persen kabupaten/kota dan 85 persen distrik.

“Mohon doa bisa diselesaikan hingga Desember 2019. Sekaligus kita akan ajak berbagai komponen untuk bergabung dan bersama-sama membesarkan Partai Gelora Indonesia di Papua Barat,” pungkasnya.(yan)