BERBAGI
YAMANDER/WONE  Ondoafi Skouw Yambe, Abisai Rollo ketika memberikan materi dalam dialog publik dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-91 yang dilaksanakan oleh HMI MPO Cabang Jayapura, HMI MPO Komisariat Uniyap dan Garbi Papua pada salah satu cafe di Kota Jayapura, pekan kemarin.
YAMANDER/WONE
Ondoafi Skouw Yambe, Abisai Rollo ketika memberikan materi dalam dialog publik dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-91 yang dilaksanakan oleh HMI MPO Cabang Jayapura, HMI MPO Komisariat Uniyap dan Garbi Papua pada salah satu cafe di Kota Jayapura, pekan kemarin.

JAYAPURA-Ondoafi Skouw Yambe, Abisai Rollo (ABS) mengharapkan, pemuda untuk tetap menjaga nilai-nilai idealis serta tidak terjebak dalam hal-hal negatif. Bahkan tak hanya menyemangati, Abisai juga bakal mendorong pembangunan gedung aspirasi.

“Jadi peran pemuda itu sangat strategis dalam mendukung peran pembangunan di Kota Jayapura, di mana kita harapkan agar mereka ini bisa menyampaikan ide-ide gagasan cerminan sebagai pemuda,” ungkapnya ketika memberikan materi dalam dialog publik dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-91 yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Jayapura, HMI MPO Komisariat Uniyap dan Garbi Papua pada salah satu cafe di Kota Jayapura, pekan kemarin.

Dikatakan, dalam beberapa waktu belakangan ini terjadi demonstrasi yang berakibat terjadi kerusuhan, sehingga pihaknya memikirkan berbagai hal yang tentu diharapkan memberikan dampak positif ke depan.

“Nah, kalau sampai demo-demo terus kapan mau maju, karena dampaknya mengganggu orang lain, makanya kami dorong bahwa perlu adanya gedung aspirasi,” katanya.

Menurut Abisai, gedung aspirasi ini sendiri diharapkan dapat memberi manfaat bagi para pendemo, di mana para pendemo ketika hendak melaksanakan demo, maka diantar dengan truk langsung ke gedung aspirasi.

“Setelah itu mereka mau demo apa, kita hadirkan para petinggi tersebut jika provinsi maka pak gubernur dan jajaran, kalau demo wali kota maka pak wali kota dan jajaran yang rutin untuk mendengar aspirasi,” imbuhnya.

Setelah melaksanakan demonstrasi maka para pendemo ini diantar kembali ke titik kumpul asal, hal ini dinilai bisa menjadi terobosan baru dalam penanganan demonstrasi.

“Kita bisa bayangkan anak-anak sekolah hendak sekolah, tetapi karena dengar ada demo, (sehingga) takut untuk mengantar anak-anaknya sekolah, ini kan sayang kalau sampai mereka tidak sekolah,” bebernya.

Pria yang juga Ketua DPRD Kota Jayapura ini meminta, pemuda juga mempersiapkan diri dengan baik, apalagi era 4.0. “Pemuda jangan malas-malas, tapi berprestasi mengerjakan sesuatu  yang bisa kreatif. Tetapi yang terpenting kegiatan tersebut juga harus baik,” sebutnya.

Lanjut pria yang akrab disapa ABR ini, pemuda harus terus menyampaikan nilai-nilai positif, dan pada prinsipnya pihaknya siap memberikan support penuh kepada pemuda untuk tetap berkreasi dengan ide-ide kreatifnya.

“Mari kita menjaga rumah besar kita ini, Kota Jayapura sebagai rumah kota bersama. Kita juga harus menjadi tulang punggung negara di tanah ini,” harapnya.

Ditambahkan, maraknya kabar bohong atau hoax diharapkan jadi perhatian dari pemuda untuk tidak terjebak dalam kondisi tersebut.

“Apa yang tidak benar tiba-tiba jadi disebarluaskan akan menjadi hal yang bisa merusak suasana kota ini. Adik-adik diharapkan tidak terjebak dalam hal ini,” pesannya.(yan)