BERBAGI
Satpol PP Kepulauan Yapen Amankan pelajar yang bolos sekolah

SERUI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Yapen mengamankan sedikitnya 32 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK), dalam melakukan operasi cipta manis terkait ketertiban terhadap para anak sekolah, Senin (4/11).

Operasi yang dipimpin Lamet Watopa selaku Kepala Seksi Trantib bersama anggotanya itu, mengamankan para siswa siswi saat mereka di tempat nongkrong maupun dan salah satu kost saat jam sekolah.

Kepala Satpol PP, Kepulauan Yapen, Freedy Ayomi kepada media menjelaskan, operasi itu sebagai salah satu tugas pokok Satpol PP guna ketentraman, ketertiban dan pengamanan, serta penegakan Perda.

“Kita lakukan ini untuk pengamanan anak sekolah yang berkeliaran baik di taman, pasar dan di tepat lain,” tegasnya di halaman kantor Satpol PP.

Satpol PP Kepulauan Yapen mendata para pelajar yang diamankan karena bolos sekolah
Satpol PP Kepulauan Yapen mendata para pelajar yang diamankan karena bolos sekolah

Freedy tambahkan, anak sekolah yang terjaring akan didata serta diberi arahan agar mereka dapat menyadai kesalahannya, sebelum dikembalikan pada orang tua masing-masing.

Ia juga berharap peran aktif dari pihak sekolah maupun orang tua dapat terus di tingkatkan, untuk dapat lebih mengontrol anaknya dalam menempuh pendidikan. Juga diingatkan operasi cinta manis ini akan terus di lakukan.

Sementara itu Philipus Wairara, guru SMK yang datang langsung guna melihat anak didiknya mengapresiasi pemerintah daerah Yapen melalui Satpol PP yang sudah melakukan operasi ketertiban bagi anak sekolah.

Dia juga berujar, siswa yang terjaring juga akan dikenai sanksi penilaian.

Satpol PP Kepulauan Yapen memberi pengarahan para pelajar yang diamankan karena bolos sekolah
Satpol PP Kepulauan Yapen memberi pengarahan para pelajar yang diamankan karena bolos sekolah

“Ada beberapa jenis penilaian dari sekolah yaitu pengetahuan, perilaku dan keterampilan dan ini masuk dalam penilaian sikap tidak di siplin, mereka tidak kesekolah tapi berkeliaran menggunakan seragam sekolah,” tuturnya.

Dari total 32 siswa yang berhasil diamankan oleh Satpol PP ini, kebanyakan pelajar berada di tempat playstation, warung, rumah kost dan di taman. (Herman)