BERBAGI
Ketua MRP Timotius Murib di dampingi anggota MRP saat memberikan keterangan pers di Hotel Horison Kota Jayapura, Selasa (10/9) kemarin.

JAYAPURA – Pihak Majelis Rakyat Papua (MRP) bakal menempuh jalur hukum untuk memproses pelaku pembuat dan penyebar maklumat palsu yang viral dan beredar di dunia maya, yang berisi sikap lembaga kultural orang asli Papua itu tentang eksodus mahasiswa Papua.

Ketua MRP Timotius Murib mengatakan, MRP Papua sangat menyesalkan beredarnya sebuah maklumat nomor 06/MRP/2019 yang dikeluarkan oleh pihak lain yang mengatas namakan Majelis Rakyat Papua.

“Kami mengklarifikasi bahwa maklumat itu tidak dikeluarkan oleh MRP,” tegas Murib ketika memberikan keterangan pers di Hotel Horison Kota Jayapura, Selasa (10/09/2019).

Menurutnya, maklumat tersebut adalah upaya dari pihak-pihak yang mencoba merongrong wibawa lembaga MRP dan memecah orang asli Papua (OAP). Untuk itu, lanjut Murib pihaknya akan tempuh jalur hukum untuk memproses pelaku pembuat dan penyebar maklumat palsu tersebut.

Dia menuturkan, MRP hanya mengeluarkan maklumat MRP Nomor 05/MRP/2019 sebagai salah satu upaya dalam rangka menyikapi dan menyelesaikan masalah rasisme, persekusi dan pelanggaran HAM yang dialami oleh mahasiswa asli Papua. Yang sedang kuliah di beberapa kota studi di luar Tanah Papua. (Nik)