BERBAGI
Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi & UKM Rully Nuryanro SE,M.Si

JAYAPURA– Sekitar 40.000 koperasi dari 126.343 koperasi se-Indonesia terancam bubar, saat ini pembubarannya tengah diproses, hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi & UKM Rully Nuryanro SE,M.Si.
Dikatakannya, pembubaran puluhan ribu koperasi ini sebagai bentuk konsekuensi dari reformasi total koperasi.
“Kami melakukan langkah langkah reformasi total koperasi, langkah pertama reorientasi, rehabilitasi dan pengembangan,” katanya saat menghadiri Hari Koperasi di Jayapura, baru-baru ini.
Menurutnya, di reorientasi itu lah paradigma atau pendekatan, terhadap pemberdayaan koperasi dengan mengembangkan atau mengedepankan kualitas.
“Jadi kita tidak lagi mendorong, koperasi tumbuh sebanyak-banyaknya tetapi tidak mengakar kepada anggotanya, yang kita inginkan kalaupun ada koperasi baru yang tumbuh, itu benar-benar atas keinginan dari para anggotanya,” jelasnya.
Karena kalau koperasi didirikan benar-benar atas keinginan anggotanya, pasti anggotanya memiliki komitmen terhadap koperasinya. Kalau menjadi anggota koperasi karena disuruh pasti ikut-ikutan saja, tidak peduli dengan koperasinya.
“Salah satu indikator, kenapa koperasi dibubarkan karena tidak pernah Rapat Anggota Tahunan (RAT), usahanya tidak jalan, malah kadang-kadang hanya papan nama saja, pengurusnya dicari susah,” katanya.
Menuju koperasi berkualitas, lanjutnya, proses pendiriannya didasarkan keinginan anggotanya, ada usaha bersama yang mau dijalankan bersama-sama.
“Karena kalau bicara manfaat bersama, harus benar-benar melalui proses berkualitas, kita dorong koperasi mengelola manajemen dengan baik, mengikuti ketentuan atau aturan,” jelasnya.
Ia mencontohkan, RAT harus dilakukan setiap tahun, RAT penting dilakukan karena dalam forum RAT lah, pengurus mempertanggung jawabkan kegiatannya selama setahun dihadapan anggotanya.
“Dengan demikian, anggota bisa tahu perkembangan koperasi, misalnya omzet jumlahnya sekian anggota bertambah sekian,” katanya.(mia)