BERBAGI

Abaikan Peraturan, Mambrasar: Siap Kena Sanksi Tegas

Abaikan Peraturan, Mambrasar Sanksi Tegas Menanti

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen foto bersama peserta sosialisasi kebijakan pemilik Kapal dan Speedboad di Serui, Jumat (26/7)SERUI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Yapen siap memberikan sanksi tegas kepada pemilik Kapal dan Speedboad tak memiliki izin kelengkapan sebagai sarana angkutan Laut.

“Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan nomor 20 Tahun 2015, bagi yang melanggar aturan, maka dia (pemilik Kapal) harus siap menerima sanksi tegas dari Pemerintah apabila abaikan persyaratan yang ditetapkan,” tegas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Yapen, Clemens Mambrasar kepada SKH WONE, ketika sosialisasi kebijakan bagi pemilik Kapal dan Speedboad di Serui, Jumat (26/7)

Clemens Mambrasar mengatakan, usai sosialisasi kebijakan ini, kedepan, Dishub Yapen langsung pemberitahuan kepada semua usaha/pemilik Kapal untuk melengkapi berkas – berkas persyaratan sebagai angkutan Laut.

“Ya… satu bulan kedepan kita akan turun kelapngan melakukan sweeping langsung Kapal – kapal yang beroprasi di Yapen,’’ tegasnya.

Disinggung jumlah Kapal beroperasi di Yapen, Clement menyebutkan kurang lebih 34 Kapal yang telah terdata. “Namun untuk mengetahui pasti berapa jumlah saat ini, kita akan data kembali,’’ singkatnya.

Untuk pendataan di lapangan Mambrasar menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama Dishub Waropen karena ada Kapal maupun Speedboad lintas Kabupaten Yapen dan Kabupaten Waropen terdaftar di Waropen, nama Kapalnya apa? serta izin usaha angkutan yang dilakukannya apa?.

Sementara itu ditempat sama, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Serui, Oktovianus C. Karubaba mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sangat penting guna menunjang tugas – tugasnya dalam bidang keselamatan pelayaran dikawasan Pelabuhan Serui terhadap pelayanan angkutan Kapal – kapal kepada warga.(her/pel)