BERBAGI

Meskipun Menurun, Kasus HIV/AIDS Yapen Lima Besar se Papua

Plt. Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Karolis Tanawani, SKM, MPH
Plt. Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Karolis Tanawani, SKM, MPH

SERUI – Meskipun Tahun 2019 jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Yapen cenderung menurun dari Tahun sebelumnya, 2018, namun Kabupaten Yapen masuk lima besar tertinggi se Provinsi Papua.

“Sesuai data yang ada Tahun 2018 dari bulan Januari hingga Desember jumlah HIV/AIDS ada 162 terdiri dari HIV 85 orang dan AIDS 77 orang,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen Karolis Tanawani, SKM, MPH saat di temui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Oleh karena itu, untuk terus menekan penularan HIV/AIDS di Kabupaten Yapen, ini menjadi catatan penting Pemerintah setempat terlebih Dinas Kesehatan Yapen bersama stakeholders untuk peduli agar terus mensosialisasikan bahaya penularannya ditengah-tengah masyarakat.

Karolis Tanawani, SKM, MPH menjelaskan, kelompok umur HIV dibagi mulai dari dibawah umur satu tahun, diatas satu tahun hingga umur empat belas tahun, umur lima belas sampai sembilan belas tahun, umur dua puluh hingga dua puluh sembilan tahun, sedangkan umur paling tinggi enam puluh tahun.

“Yang terindikasi tertular HIV untuk laki-laki kurang lebih 26 kasus, sedangkan perempuan kurang lebih 59 kasus,’’ jelas Karolis Tanawani.

Dikatakan Karolis Tanawani mengatakan bahwa, kelompok umur terindikasi HIV/AIDS rata-rata usia 20 sampai umur 29 Tahun.

IRT TERTINGGI HIV/ADIS

Sangat ironis, berdasarkan laporan yang ada, ibu rumah tangga (IRT) tertingi di Yapen terjangkit HIV/AIDS.

“Dari setiap kasus-kasus yang ada, Dinas Kesehatan sendiri melakukan klasifikasi yang paling banyak terdapat kasus HIV/AIDS justru pada (IRT) yaitu terdapat 50 kasus,’’ jelasnya.

Dari mana ibu-ibu rumah tangga ini terjangkit? “Dari suami suka jajan diluar,” tegas Tanawani.

Disinggung sumber penularan sendiri, Karolis Tanawani memaparkan bahwa, penualaran beresiko terjadi beberapa faktor yaitu, hetro sex, homo sex, bisex serta beberapa faktor lainnya. (her/pel)