BERBAGI
Wali kota Jayapura DR Benhur Tomi Mano MM

JAYAPURA-Terkait status Rifai Darus di media sosial yang menanggapi kebijakan Pemkot Jayapura mengenai  dana  otonomi khusus (otsus), Wali Kota Jayapura, Dr Benhur Tomi Mano,MM, menegaskan bahwa Pemkot Jayapura bekerja sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.
“Saya tidak mengancam provinsi, dan apa yang saya kerjakan berdasarkan aturan yang berlaku di Republik ini. Sampai sekarang dana otsus belum ditransfer, sementara kegiatan dan program sudah direncanakan,”ungkap Benhur Tomi Mano saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Puskesmas Koya Barat kemarin.
Benhur mengatakan, jika bulan November dana otsus cair dan proses pelelangan 1 bulan. Kapan proses pengerjaannya. Tidak mungkin suatu kegiatan bisa diselesaikan 1 bulan saja. Sedangkan Pemkot taat dengan aturan pengenai penggunaan dana dan sistem pelaporannya.
“Kami sudah 6 kali meraih WTP dan setiap dana yang masuk hingga dana yang keluar, pasti dipertanggungjawabkan. Sistem pelaporan kita yang terbaik di Provinsi Papua,”katanya.
Menurutnya, setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemkot Jayapura, tetap berpatokan dengan aturan. Tidak mungkin suatu pemerintahan membuat kebijakan tanpa aturan yang jelas. Jadi apa yang disinggung oleh saudara Rifai Darus, tidak tepat dan tidak mendasar.
“Saya lulusan pamong praja. Disana kita diajarkan tentang kepemimpinan dan taat dengan aturan. Jadi, jika dibilang saya tidak ngerti aturan, saya rasa tidak tepat. Saya akan tunggu saudara Rifai Darus untuk ketemu dan klarifikasi tentang statusnya,”pungkasnya.(fid/mia)