BERBAGI
Juara WBC Asia Geisler Ap, dan lawannya Muhammad Bilal dari Pakistan, usai timbang badan jelang perebutan gelar WBA Asia Pasifik Kelas 63,5 Kilogram di GOR Waringin, Kota Jayapura, Jumat (19/7).

JAYAPURA—Juara  World Boxing Council (WBC)  di kelas welter ringan 63,5 kilogram  asal Tanah Papua,   Geisler Ap  (35) dan Muhammad Bilal asal Pakistan,  menargetkan kemenangan Knock-Out (KO), ketika perebutan gelar World Boxing Assocition (WBA)  Asia Pasifik kelas 63,5 Kilogram di GOR Waringin, Kota Jayapura, Sabtu (20/7) malam.

Demikian disampaikan Geisler Ap  dan pelatih Kaleem Ahmed Azad di sela –sela jumpa pers di Hotel Horison, Kotaraja, Jayapura, Jumat (19/7).

Geisler Ap mengatakan, ia telah mempersiapkan  diri secara khusus, untuk menghadapi Bilal, terutama mengasa pukulan mematikan. Tapi Geisler Ap tak ingin menyampaikan  pukulan mematikannya itu.

Menurutnya,    ia sejak beberapa waktu lalu telah  mempelajari secara detail rekaman video  duel Muhammad Bilal, ketika menghadapi kejuaraan internasional.

“Bilal seorang  fighter yang bagus dan  berpengalaman. Dia punya pukulan hook kanan keras dan  berpotensi mematikan. Dia juga menyimpan pukulan rahasia.  Karena itu, saya harus  terus menjaga doble cover,  agar tak terkena pukulan  dan mengatur ritme permainan dari ronde ke ronde.  Intinya saya tak mau beri kesempatan dia untuk masuk memukul,” jelas Geisler Ap.

Namun demikian, Bilal memiliki kelemahan yakni  ia main agak terbuka termasuk  perut dan ketika memukul tangan kirinya selalu turun.

“Makanya saya akan berusaha bagaimana caranya, untuk  memutuskan dan mengambil  kesempatan ketika melihat tangan kirinya turun saya masuk menyerang,” terangnya.

Geisler Ap, ia menargetkan mengkanvaskan Bilal pada ronde kedua.  “Saya optimis karena dari seluruh Indonesia mengetahui bahwa  saya selalu menjatuhkan lawan di bawah ronde ketiga,” katanya.

Geisler App berhasil meraih gelar juara WBC di kelas welter ringan 63,5 kilogram, setelah   menang KO di ronde 3, atas Theodsak Sinam asal Thailand di Balai Sarbini, Jakarta 30 Maret 2019 lalu.

MENANG KO ENAM KALI

Sementara itu, pelatih Kaleem Ahmed Azad mengaku, petinjunya dalam kondisi fit dan menargetkan meraih kemenangan dalam pertandingan di Jayapura.

Ia menuturkan, Bilal memiliki rekor enam kali bertanding di Pakistan. Bilal berhasil  menang KO dalam enam pertandingan.

Bilal pun telah mempelajari kelemahan Geisler dalam video beberapa pertandingannya yang terakhir baik melawan petinju Indonesia maupun luar negeri.

“Bilal tak pernah kalah maupun imbang. Ia salah- satu petinju terbaik di Pakistan. Mudahan-mudahan Bilal meraih prestasi di Indonesia,” ujar Kaleem.

Dalam pertandingan  internasional ini, selain partai utama Geisler Ap melawan  Muhammad Bilal, juga tersaji  10 pertandingan, 7 partai tambahan dan 3 parta eksebishi. (mdc)