BERBAGI

Di Sirkuit Lapangan IOF Pengda Papua, Youtefa, Jayapura

Ketua Panitia Pelaksana Bhayangkara Open Grass Track 2019 AKBP Victor Dean Mackbon, dididampingi Sekretaris Drs. M.Rusdianto Abu, MSi dan Anggota, ketika jumpa pers di Sirkuit Lapangan IOF Pengda Papua, Youtefa, Jayapura, Rabu (17/7).

JAYAPURA—Bhayangkara Open Grass Track  2019, digelar tanggal 19 -21 Juli 2019 di Sirkuit Lapangan Indonesia Off Road Federation (IOF) Pengda Papua,   Youtefa, Jayapura. Even ini digelar dalam rangka  peringatan  HUT Bhayangkara ke-73, didukung Pemprov Papua, Polda Papua, Jajaran  Polres Se-Provinsi Papua, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua dan Indonesia Off Road Federation (IOF)   Pengda Papua.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Bhayangkara Open Grass Track 2019 AKBP Victor Dean Mackbon, dididampingi Sekretaris Drs. M. Rusdianto Abu, M.Si dan Anggota, ketika jumpa pers di Sirkuit Lapangan IOF  Pengda Papua,  Youtefa, Jayapura, Rabu (17/7).

Victor Dean Mackbon  mengatakan, Bhayangkara Open Grass Track  2019, direncanakan dibuka Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf Alberth Rodja, bersama Forkopimda Provinsi Papua.  Dimeriahkan acara free style dan door prize.

BIBIT MUDA UNTUK PON XX


Ketua Panitia Pelaksana Bhayangkara Open Grass Track 2019 AKBP Victor Dean Mackbon, dididampingi Sekretaris Drs. M.Rusdianto Abu, MSi dan Anggota, menyerahkan tumpeng kepada Pandita Arya Dhammo Vihara Arya Dharma Jayapura di Sirkuit Lapangan IOF Pengda Papua, Youtefa, Jayapura, Rabu (17/7).

Dikatakan, even ini  untuk mencari bibit muda penggemar crosser dan mensukseskan pelaksanaan   Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Provinsi Papua.

“Dan juga tentu kita berharap di tengah- tengah kegiatan ini ada nilai yang bisa kita dapat ya tentunya semangat dan juga nilai- nilai sportivitas dalam mencapai suatu prestasi,” ujar Mackbon.

Mackbon mengatakan, Bhayangkara Open Grass Track ini disponsori Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua,  Bupati Jayawijaya dan  lembaga perbankan dan swasta di Kota Jayapura.

Dikatakan,  Bhayangkara Open Grass Track ini diperkirakan menyita perhatian masyarakat, sehingga agak mengganggu lalu lintas.  Karena itu, pihak Panitia Penyelenggara bekerjasama dengan Kesatuan Lalu Lintas Polresta Jayapura, akan melakukan rekayasa lalu lintas.

Untuk menjaga ketertiban,  tukasnya, pihaknya mewajibkan penonton membeli tiket sebelum masuk menonton. Harga    tiket masuk berbeda- beda, yakni  hari pertama Rp 10.000, hari kedua Rp 15.000 dan hari ketiga Rp 20.000.

Ia menuturkan, agenda pada Kamis (18/7), dilakukan kegiatan cek mesin dan technical meeting. Dilanjutkan Ceremoni pada pukul 13.00 WIT dengan titik star dari halaman Polda Papua dan finish di di Sirkuit Lapangan IOF Pengda Papua,   Youtefa, Jayapura. Diikuti  barisan kendaraan roda dua maupun roda empat yang tergabung dari IMI Papuadan  IOF Pengda Papua.

17 KELAS

Kapolres Jayapura ini menjelaskan, Bhayangkara Open Grass Track  2019 mempertandingkan  17 kelas dari kelas bebek sampai kelas special engine openkelas pemula bebek standar yunior dan senior,   kelas anak –anak, kelas TNI/ Polri, kelas veteran dan kelas terabas hutan.

Even ini peminatnya cukup banyak dan diramaikan crosser – crosser  lokal dari Provinsi Papua, seperti Kota Jayapura, Sentani, Keerom,  Merauke,  Jayawijaya, Provinsi  Papua Barat, Sulawesi, Jawa dan Maluku.

Sementara itu, Rusdianto Abu menambahkan, Bhayangkara Open Grass Track  2019 ini  tak hanya pada momen  peringatan HUT Bhayangkara, tapi akan digelar kontinyu setiap tahun dan kalender tetap IMI Papua.

Untuk itu, terangnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Papua, dalam rangka mensukseskan PON XX. Dan ikut mendorong sirkuit IOF ini  menjadi salah- satu sirkuit, untuk menjaring atlet atlet grass track handal,  yang nantinya akan membawa harum nama Papua di even  PON XX,  khusus kelas grass track roda dua.

Dikatakan, pihaknya  mengharapan kerjasama ini akan  tetap digalang mengingat Bhayangkara Open Grass Track 2019 ini kurang lebih vakum beberapa tahun.

“Dan  puji Tuhan atas dukungan dari Polres Jayapura,  khususnya Pak Kapolres dan jajarannya,  sehingga even kali ini kami dapat laksanakan. Saya yakin ini akan mendatangkan nilai tambah,  karena crosser yang akan turun nanti ini tak hanya dari lokal Papua. Tapi juga dari Sulawesi, Jawa dan Maluku,” katanya.

Menurut Wakil Ketua IOF Pusat ini  Bhayangkara Open Grass Track 2019 ini juga menyiapkan hadiah utama untuk 5 pemenang, berupa  motor KLX 150 CC dan  piala tetap.

Rudianto menuturkan, pihaknya mengharapkan melalui ajang Bhayangkara Open Grass Track  ini akan mempersatukan crosser–crosser yunior dan senior.

“Kami harap Bhayangkara ini bisa diterima oleh semua kalangan dan menjadi sebuah tontonan dan hiburan, untuk masyarakat di Kota Jayapura dan sekitarnya,” terangnya.

Setelah jumpa pers, acara dilanjutkan doa bersama dipimpin  Pandita Arya Dhammo Vihara Arya Dharma Jayapura. Diakhiri acara pemotongan tumpeng dipimpin Ketua Panitia Pelaksana Bhayangkara Open Grass Track 2019 AKBP Victor Dean Mackbon, dididampingi Sekretaris Drs. M. Rusdianto Abu, M.Si dan Anggota. (mdc)