BERBAGI

Warga Yapen Serahkan 10 Pucuk Senpi

Warga Yapen Serahkan 10 Pucuk Senpi
Bupati Yapen Yonny Tesar, Kapolres Yapen AKBP. Penri Erison, Dandim 1709/YAWA, Kajari Serui dan Ketua Pengadilan Serui saat melihat Senpi saat ini diamankan pihak Polres Yapen

SERUI – Kerja keras dan pendekatan secara persuasif dilakukan jajaran Polres Kabupaten Kepulauan Yapen membuahkan hasil. Setidaknya sampai Tahun 2019 ini sepuluh pucuk Senjata Api (Senpi) masing-masing sembilan Rakitan dan satu pucuk Senpi organik laras pendek jenis Revolver diserahkan secara sukarela warga Yepen kepada Negara melalui pihak keamanan selanjutnya untuk dimusnakan.

“Sedangkan untuk Senpi organik jenis Revorver sendiri kami telah melakukan pengecekan nomor Serinya sampai ke Polda Papua ternyata nomor Seri tersebut tidak ada di Papua,’’ ungkap Kapolres AKBP. Penri Erison disela-sela upacara peeringatan HUT Bhayangkara ke 73, Tahun 2019 dipusatkan di halaman Polsek Dawai, Distrik Yapen Timur, Rabu (10/7).
Warga Yapen Serahkan 10 Pucuk Senpi
Sembilan Senjata Api Rakitan serta satu pucuk senjata laras pendek pistol organik Revolver yang diserahkan secara sukarela oleh warga Yapen kepada pihak keamanan

Kapolres AKBP. Penri Erison menghimbau kepada warga Yapen yang masih memiliki Senpi baik rakitan maupun organik untuk dapat mengikuti jejak saudara-saudarnya yang telah dengan sukarela menyerahkan kepada pihak keamanan.

Mengenai penyerahan 10 Senpi oleh warga kepada pihak keamanan, Kapolres AKBP. Peneri Erison mengungkapkan bahwa ini murni hasil penggalangan anggota di tengah-tengah masyarakat. “Kalau memang masih ada warga Yapen memiliki, menyimpan Senpi kami harap dapat menyerahkan kembali kepada pihak keamanan,’’ tegas AKBP Penri Erison.

AKBP Penri Erison menegaskan, jika masih ada warga menyimpan senjata secara ilegal tanpa izin, apabila ditemukan pihak keamanan, maka akan dikenakan UU Darurat dengan hukuman 15 sampai dengan 20 Tahun kurungan penjara.

“Untuk lebih aman ya… harus diserahkan kepada pihak keamanan agar tidak berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Yapen, Iptu Handry M. Bawilung memberikan apresiasi kepada warga (pemilik Senpi) menyerahkan secara sukarela Senpi yang dimilikinya tanpa izin.

“Kami harap barang (Senpi) sebelum menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi untuk secepatnya diserahkan kepada pihak kepolisian,’’ singkatnya.

Untuk kesepuluh pucuk Senpi yang diserahkan oleh warga Yapen, kata Iptu Handry Bawilung saat ini diamankan di Polres Yapen.(her/pel)