BERBAGI
Bidkum Polda Papua Penyuluhan Hukum di Polres Yapen
Kasubbid Sunluhkum Bidkum Polda Papua, AKBP. Syamsuddin Mahmud didampingi Kapolres Yapen AKBP. Penri Erison saat sosialisasi dan penyuluhan hukum di Polres Yapen

SERUI – Tingkatkan profesionalisme kepada anggota kepolisian Polres Kabupaten Kepulauan Yapen, Polda Papua melalui Subbid Sunluhkum Bidkum mengadakan sosialisasi dan penyuluhan hukum bertempat di Rumah Doa Polres Yapen, Senin (20/5).

Kepolda Papua Brigjen Pol. Rudolf Alberth Rodja melalui Kasubbid Sunluhkum Bidkum Polda Papua, AKBP. Syamsuddin Mahmud kepada wartawan SKH WONE menjelaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan personil kepolisian Polres Yapen mengenai tugas kepolisian kedepan terutama perkembangan masalah hukum.

“Kaitannya banyak tugas kepolisian terutama mengenai pra pradilan, untuk itu kita dari Bidkum Polda Papua menyiapkan anggota kita menghadapi hal-hal tersebut,” ungkap AKBP. Syamsuddin Mahmud.

AKBP. Syamsuddin Mahmud mejelaskan, masalah pra pradilan yang sudah di mohonkan oleh pemohon tidak bisa untuk ditolak, namun harus dihadapi.

“Walaupun pra pradilan itu merupakan masalah hukum, harus dihadapi,” tegasnya.

Oleh karena itu, Kasubbid Sunluhkum Bidkum Polda Papua berharap anggota kepolisian dalam hal tindakan dilakukan harus betul-betul dilandasi aturan hukum terutama penangkapan.

“Semua harus betul-betul dilaksanakan sesuai alat bukti yang cukup. Jangan main tindak terlebih dahulu baru mencari alat bukti yang cukup,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Yapen AKBP. Penri Erison mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan oleh Polda Papua Bidang Hukum diperinrahkan langsung Kapolda Papua untuk seluruh jajaran Polres di Papua.

Hal ini, lanjut Kapolres AKBP. Penri Erison sebagai persiapan anggota menghadapi pra pradilan terkait dengan tindak pidana agar dapat lebih mengerti dan paham prosedur serta pelaksanaanya.

“Kita juga menghindari jika ada tidak kepuasan karena dizaman moderen ini, masyarakat lebih mengerti tentang hukum dan Polisi harus lebih tau itu,” papar AKBP. Penri Erison.

Selaku orang nomor satu dijajaran kepolisian Yapen, AKBP. Penri Erison mengatakan bahwa, jajarannya selama ia memimpin belum ada masalah pra pradilan dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Saya berharap agar dalam melakukan suatu penyelidikan atau penyidikan suatu tindak pidana betul-betul memperhatikan mekanisme. Ya… jangan sampai salah tangkap. Harus dilakukan dengan surat perintah serta sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Kompol Agustinus Kaur Sunkum Bifkum Polda Papua, Bripka Nurkolis Sitohang Paur Luhkum Bidkum, juga dihadiri para perwira dan anggota Polres Kabupaten Kepulauan Yapen. (her/pel)