BERBAGI
Jarigan Internet Kendala Utama di Serui
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Alexander Nussy saat memberikan sambutan kegiatan Sosialisasi pemasangan infrastruktur jaringan e-Government di Gedung Silas Papare, Serui.

SERUI – Pemerintah Kabupaten Kepulayan Yapen melalui Dinas Informasi dan Komunikasi (Kominfo) mengadakan sosialisasi konsep strategis implementasi e-government sistem komunikasi berbasis Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Tahun 2019 bertempat di gedung Silas Papare, Serui.

Kegiatan sosialisasi ini, Diskominfo Kabupaten Yapen bekerjasama Infokom MNC Grup untuk melaksanakan suatu kajian terutama jariangan internet di Kota Serui. “Kegiatan dipandu langsung staf teknis MNC Grup ini, sehingga diharapan mendapatkan semua jawaban keluhan dihadapi terutama jaringan internet,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Yapen, Willem Zaman Bonay memberikan sambutanya pembukaan sosialisasi e-Goverment di Serui.

Untuk menjawab keluhan jaringan internet baik disampaikan instansi Vertikal, Otonom, BUMN, BUMD maupun warga Kota Serui, sehingga diharapkan kedepan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dapat mengambil langka secepatnya menjawab keluhan tersebut.

Senada disampaikan Sekda Yapen, Alexander Nussy bahwa era reformasi diwarnai berbagai perubahan dan pembaharuan proses pembangunan bangsa di tanah air, tidak selamanya memberi pengaruh positif berupa kemajuan serta peningkatan pola hidup masyarakat, namun ada pula dampak negatif yang muncul sangat meresahkan.

Dijelaskan Sekda Alexander Nussy, undang-undang nomor 14 tahun 2018 tentang keterbukaan informasi publik, menuntut untuk dapat memberikan informasi positif seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Dengan adanya perkembangan teknologi informasi begitu pesat, maka transparansi informasi kepada masyarakat menjadi suatu hal yang tidak mungkin dapat kita hindari,” katanya.

Oleh karena itu, Alexander Nussy mengungkapkan, pemerintah daerah Yapen saat ini sedang melaksanakan proses transparansi menuju e-Government dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi guna meningkatkan kemampuan mengelola dan mendistribusikan informasi juga pelayanan publik karena itu semua adalah harapan dari Pemerintah Pusat, agar pembangunan di daerah lebih menjadi terarah dan terintegrasi.

“Pemerintah Daerah berharap kegiatan ini adanya penyamaan persepsi antara OPD dan pemangku kepentingan dengan tujuan e-government di Kabupaten Kepulauan Yapen dapat tercapai demi terwujudnya Yapen yang lebih nyaman, lebih maju dan lebih sejahterah,’’ harapanya.

Sementara itu, Daus Wahyudi Firdaus selaku tim MNC Grup dalam paparannya menjelaskan, e-Government adalah pemerintahan elektronik dimana pemerintah yang memanfaatkan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) atau internet sebagai alat bantu menjalankan sistem pemerintahan agar lebih efisien, efektif, cepat, akurat, aman, bersih dan transparan.

“Tujuan dari pada itu, adalah dapat meningkatkan mutu layanan publik, terbentuknya serta perbaikan organisasi dan sistem manajemen yang lebih terarah untuk mencapai suatu tujuan,” ujarnya.

Disampaikan Wahyu, beberapa sasaran yang ditargetkan yaitu pertama, pembentukan jaringan informasi dan transparan pelayanan publik berkualitas serta terjangkau.

Sasaran kedua, pembentukan hubungan interaktif dengan dunia usaha guna meningkatkan perekonomian, dan yang ketiga, pembentukan mekanisme komunikasi sistem manajemen yang lebih baik di pemerintahan.(her/pel)