BERBAGI
TPA Wembi Tuntas, Pemkab Keerom Tunggu Dihibahkan
Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Keerom, Ir. Joko Susilo, MM

KEEROM- Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TAP) Sampah di Kampung Wembi, Distrik Manem, Kabupaten Keerom telah selesai dilaksanakan tahun 2018 lalu.  Bahkan TPA tersebut telah dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kantor Perwakilan Papua.

TPA dibangun Kementerian PUPR RI melalui Satuan Kerja Pengembangan Kesehatan Lingkungan Provinsi Papua, akan tetapi hingga saat belum dapat dipergunakan karena belum dihibahkan secara langsung Pemerintah Provinsi Papua kepada Pemerintah Kabupaten Keerom.

“TPA Wembi pembangunanya telah selesai dikerjakan, tetapi kami masi menunggu dihibahkan secara resmi dari Pemerintah Papua. Kalau itu telah dihibahkan TPA langsung kita fungsikan,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Keerom Ir. Joko Susilo, MM kepada SKH WONE ditemui di Kantor Bupati Keerom, Senin (29/4).

Joko Susilo mengatakan, TPA Wembi sangat dibutuhkan kerana Bupati Keerom telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama- sama melaksanakan gerakan kebersihan sampah dan peduli lingkungan diseluruh wilayah Kabupaten Keerom.

“Gerakan ini telah diawali di pasar dengan melibatkan semua pihak termasuk TNI dan Polri serta masyarakat maupun mitra kerja di Kabupaten Keerom,” katanya.

Kata Joko, semuan dilakukan agar Kabupaten Keerom menjadi bersih, indah, ramah,  aman dan nyaman bagi semua masyarakat.

“Kami tinggal menunggu saja, mudah- mudahan pertegahan bulan Mei 2019 atau Tahun 2019 ini, TPA Wembi dihibahkan dan kami dapat menggunakannya untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah,” ujarnya.

Joko Susilo lebih jauh menjelaskan, untuk pengakutan sampah ke TPA, Pemkab Keerom telah memiliki satu unit armada roda empat dan memiliki empat kontener, ditambah kendaraan roda tiga.

Sementara tenaga kerja kebersihan, Pemkab Keerom telah merekrut  empat orang tenaga kerja.

Namun melihat jumlah penduduk Kabupaten Keerom semakin banyak sehingga dibarengi dengan bertambahnya jumlah sampah, DLH Keerom sendiri telah mengusulkan ke Bupati untuk penambahan armada kebersihan sampah.

Begitu juga dengan jumlah tenaga kebersihan, kedepan merencakan akan merekrut kembali karena sampah ada dimana- mana seperti di Pasar dan lain sebagainya. (rhy/pel)