BERBAGI

OTDA Sangat Membantu Perkembangan Daerah

Pemkab Yapen Peringati Hari OTDA ke XXIII
Wakil Bupati Frans Sanadi saat membacakan amanah Mendagri, Tjahjo Kumolo peringatan Hari OTDA ke XXIII

SERUI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen peringati Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke XXIII Tahun 2019 dengan melaksanakan upacara bertempat di halaman Kantor Bupati Yapen, Jumat (26/4).

Bupati Kabupaten Yapen Tonny Tesar diwakili oleh Wakil Bupati, Frans Sanadi saat membacakan amanah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, perjalanan Otonomi Daerah pasca reformasi hingga sekarang dapat dikatakan telah banyak kemajuan dicapai.

“Otonomi Daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah,”  ujar Mendagri Tjahjo Kumolo  dalam amanah tertulisnya dibacakab Wakil Bupati Frans Sanadi selaku inspektur  upacara.

Peringatan mengambil tema, ‘’Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang lebih baik melalui penyelenggaraan Otonomi Daerah yang kreatif dan inovatif” merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada pemerintah, meningkatkan kualitas SDM guna mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah.

Frans Sanadi menjelaskan bahwa, setidaknya terdapat tiga hal prinsip yang berubah secara dramatis setelah diberlakukannya kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah yaitu, pertama  otonomi daerah secara nyata telah mendorong budaya demokrasi ditengah-tengah kehidupan masyarakat, kedua OTDA telah menumbuhkembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat serta mengemukakan pikiran secara terbuka bagi seluruh masyarakat, dan yang ketiga, desentralisasi telah berjalan selama ini.

Selain itu, Frans Sanadi mengungkapkan, penyelenggaraan Otonomi Daerah tidak dapat menganggap masyarakat hanyalah semata-mata sebagai konsumen, akan tetapi pemerintah sebagai pelayanan publik dituntut kemampuan untuk dapat memperlakukan masyarakat sebagai citizen, termasuk bagaimana meningkatkan kualitas SDM nya.

Melalui seluruh Kepala Daerah, Mendagri minta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik sebagai wujud pelaksanaan reformasi birokrasi disemua Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Upacara dihadiri seluruh ASN, dilingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, Wabup Sanadi mengatakan, dalam rangka pengelolaan keuangan daerah telah ditertibkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah yang diharapkan agar pengelolaan keuangan daerah akan lebih baik lagi, tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan dapat dibertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatuhan, manfaat untuk masyarakat, serta taat pada Peraturan Perundang-undangan.

“Wujudkan pelaksanaan OTDA serta menciptakan Pemerintah yang bersih, bertanggungjawab, dan mampu menjawab tuntunan perubahan secara efektif dan efisien, maka pengelolaan keuangan daerah harus lebih baik lagi kedepan,” katanya.

Wakil Bupati Frans Sanadi mengingatkan, tiga hal penting disampaikan Mendagri harus memperhatikan otonomi daerah setelah reformasi. “Ini kebijakan dari Pemerintah Pusat melalui OTDA telah berjalan dengan baik.(her/pel)