BERBAGI
Masyarakat Pulau Kurudu Tagi Pemkab Selesaikan Infrastruktur
Hermansyah Betta/WONE
Suasana pertemuan Legislator bersama masyarakat dalam melaksanakan Reses di Distrik Pulau Kurudu.

SERUI – Masyarakat Distrik Pulau Kurudu, Kabupaten Kepulauan Yapen menagi Pemerintah Kabupaten Yapen agar menyelesaikan sejumlah pembangunan infrastrukur yang belum selesai dibangun hingga kini.

Hal itu terungkap saat tatap muka anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen, Isak Merani bersama masyarakat di daerah itu.

Isak Merani menjelaskan, pertemuan bersama masyarakat untuk melihat secara dekat apa yang menjadi kebutuhan dan kendala masyarakat selama ini dialami, walaupun hampir rata-rata pembangunan di Kampung lewat dana kampung sudah sangat lebih baik khususnya pembangunan rumah yang lebih layak.

“Tentunya semua masukan diberikan masyarakat kepada kami sebagai Wakil Rakyat, akan saya lanjtkan dan sampaikan dalam Rapat Paripurna nanti, ” paparnya disela-sela melaksanakan reses pertama Tahun 2019 di Distrik Pulau Kurudu, Selasa (9/4).

Suasana pertemuan legislator bersama masyarakat dalam melaksanakan reses di distrik pulau kurudu (1)

Isak Merani minta agar anggaran dana kampung diberikan dapat dipergunakan secara baik karena semua adalah bentuk perhatian Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah. “Saya harapkan dana Kampung, kedepan dapat dimanfaatkan dengan baik terutama untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Selain itu, Isak Merani mengungkapkan, ada bebera hal penting diprioritaskan untuk di dorong Legislatif yaitu, pengaspalan jalan trans Miobo, memasukan sarana air bersih yang menjadi hal penting dalam kehidupan sehari-hari, serta meminta agar jaringan Kabel PLN yang sudah terpasang, namun belum adanya mesin guna menyalakan dan menyalurkan arus listrik ke rumah-rumah warga.

Alfius Rumbewas salah satu Kepala Kampung Distrik Pulau Kurudu menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD Yapen telah datang secara langsung ke Pulau luar paling unjung Timur Yapen.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Yapen sangat peduli terhadap kemajuan pembangunan kampung serta kemajuan perekonomian masyarakat di daerah ini,’’ ujar Alfius Rumbewas.

Alfius menyampaikan bahwa, kedatangan langsung anggota Dewan dapat melihat berbagai kekurangan yang ada serta melihat secara langsung penggunaan dana kampung, karena hanya dengan dana kampunglah masyarakat dapat berkembang.

“Semoga semua kekurangan disini, kami berharap dapat disampaikan kepada Pemerintah Daerah agar melihat apa yang dilakukan oleh masyarakat lewat Dana Kampung,” jelas Alfius Rumbewas.

Ditempat sama, mewakili seluruh masyarakat, Siska Masoka memaparkan sudah beberapa kali memasukan program didorong lewat Musrenbang Distrik, namun semua itu belum adanya hasil yang nampak bagi masyarakat.

“Kami usulkan beberapa pembangunan melalui Musrenbang, namun belum terlaksana dengan baik, sehingga kami minta agar apa yang sudah ada termasuk infrastruktur yang belum selesai dapat diselesaikan untuk aktifitas masyarakat,” haranya.

Sementara itu, Hugo Elvis Rapami juga turun langsung bersama menyampaikan semua masukan ini akan ditindak lanjuti ke Pemerintah Daerah.

Hugo mengatakan, Tahun 2020 nanti akan dilakukan pemekaran kampung, dan itu sudah berikan daftar kampung dan rancangannya untuk dibahas kembali pada Legislatif setelah pelaksanaan Pemilu termasuk meningkatkan status pustu menjadi rawat inap.

Dalam pertemuan ini, Isak Merani memberikan bantuan kepada pihak Gereja dalam rangka pembangunan tugu pendaratan Injil GKI Pniel Kurudu serta dalam melaksanakan tur wisata, pemuda ke Wapoga, Isak jelaskan merupakan janji iman telah sampaikan beberapa waktu lalu dan harus ditepati karena merupakan pekerjaan Tuhan.

Diakhir pertemuan  Ketua Majelis Jemaat GKI Pniel Kurudu, Andres Wakum serta Ketua Pemuda Andarias Rapami mengharapkan agar Distrik Pulau Kurudu bisa berkembang seperti Distrik-distrik lainnya yang ada di Kabupaten Yapen.(her/pel)