BERBAGI
Menteri PPPA Pendidikan Anak-anak Pengungsi harus Diprioritaskan
Menppa, Yohana Yembise saat bertatap muka bersama anak-anak pengungsi di Gor Toware, Sentani Kabupaten Jayapura, Minggu (31/3).

SENTANI- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menppa), Yohana Yembise meminta agar pendidikan anak-anak korban banjir yang ada ditempat-tempat pengungsi harus diprioritaskan.

“Hak dari anak-anak ini harus tetap dipenuhi. Saya sudah menyampaikan kepada Kadis Pendidikan agar mereka tetap diperhatikan dengan menitipkan anak-anak di sekolah terdekat dan yang akan ikut ujian harus diprioritaskan,” terang Yohana Yembise kepada wartawan usai bertemu langsung dengan anak-anak pengungsi di Gor Toare, Minggu (31/3).

Selain itu Perempuan Papua pertama yang menjabat sebagai Menteri itu juga menuturkan bahwa selain anak-anak yang menjadi prioritas pihaknya telah membantu dengan memberikan kebutuhan kusus bagi perempuan.

Kata Yohana Yembise, sebagai perempuan asli Papua yang mempunyai misi untuk menyelamatkan perempuan dan anak maka kedepan dirinya berencana untuk mengerahkan 1000 perempuan  atau 1000 anak-anak untuk melakukan penghijauan dengan melakukan penanaman pohon di kaki gunung Cycloop.

“Saya mau tanamkan kepada anak-anak bahwa masa depan untuk melindungi ini ada ditangan mereka dan mereka bisa tahu bagaimana melindungi alam di masa depan,”ujarnya.

Ia juga nambahkan bahwa, kementrian PPPA AKAN terus melakukan pendampingan kepada ibu dan anak-anak yang masih mengalami trauma healing atau menghilangkan syok dan trauma pasca banjir bandang.

“kami akan terus mendampingi mereka, dan bila mana ada yang belum mempunyai tempat tinggal atau masih ada masalah bisa melaporkan kepada saya agar dapat hal itu di kordinasikan dengan kementrian terkait sosial atau pendidikan karena itu bagian dari tugas saya.”pungkasnya.(aan)