BERBAGI
MAKAWARU DA CUNHA/WONE  Siswa-siswi SMAN II, Jayapura, tengah melaksanakan UNBK pada hari pertama,  Senin (1/4).
MAKAWARU DA CUNHA/WONE
Siswa-siswi SMA Negeri II, Jayapura, tengah melaksanakan UNBK pada hari pertama, Senin (1/4).

Di Provinsi Papua

JAYAPURA-Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di Provinsi Papua diukuti 20.458 siswa/i, yang tersebar di 284 SMU/SMK seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Pelaksana UNBK Provinsi Papua, Laurent Wantik ketika memantau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri II Jayapura, Senin (1/4).

Ia mengatakan, UNBK hari pertama berjalan dengan lancar tak ada kendalah, baik dari jaringan Telkomsel dan PLN.

“Para siswa ini terlebih dahulu sudah mendapat pelatihan dari sekolah (sehingga) diharapkan tak ada kendalah bagi para siswa,” ujarnya.

Ia mengatakan, UNBK ini harus menjadi pesta bagi anak–anak, karena itu tak boleh takut lagi dengan UNBK.

“UNBK ini bukan penentuan kelulusan, tapi yang terpenting nilai mereka nantinya dipakai saat kelanjutan pendidikan,” ujarnya.

Dikatakannya, jika mendapat nilai rendah siswa tersebut tetap lulus, meski nilainya rendah akan tetapi nanti saat melanjutkan ke jenjang berikutnya akan bermasalah di kemudian hari.

Menurutnya, pihaknya juga ingin memastikan setiap tahunnya ada tambahan komputer di kabupaten– kabupaten, sehingga 10 kabupaten yang masih menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Pensil dan Kertas (UNKP) segera menggunakan sistem UNBK.

Sebelumnnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda mengatakan, walaupun penggunaan sistem UNBK di Provinsi Papua setiap tahun makin meningkat, tetapi sejumlah SMP, SMU/SMK  di wilayah adat Mee Pago dan La Pago, justru masih menggunakan sistem UNKP.

Wonda mengatakan, dari 29 kabupaten/kota di seluruh Provinsi Papua, masing-masing 19 kabupaten mengunakan sistem UNBK, sedangkan 10 kabupaten khususnya di wilayah Mee Pago dan La Pago masih mengunakan sistem UNKP.

Dikatakannya, sistem UNBK awalnya banyak siswa yang takut menggunakannya. Tapi setiap tahun ada peningkatan sekolah yang mengunakan sistem UNBK. Bahkan mencapai 100 persen, baik jenjang SMP, SMU/ SMK, terutama di tiga daerah yakni Kota Jayapura, Kabupaten Supiori dan Kabupaten Waropen.(mdc)