BERBAGI
MRP Sosialisasi 7 Maklumat, Pelindungan Cagar Alam Gunung Cycloop.
Alan/Wone
Caption Foto : Robert Wanggai saat menyerahkan 7 Maklumat kepada Ketua Klasis Waibu Moi, Pdt. Adrianus Yapasedanya usai melakukan sosialisasi, Kamis (28/3).

SENTANI – Majelis Rakyat Papua (MRP) masa reses Sidang I Tahun 2019 mensosialisasikan 7 Maklumat tentang Perlindungan Cagar Alam Pegunungan Cycloop sehingga diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait.

“7 Maklumat yang dikeluarkan MRP salah satunya tentang pelindungan cagar alam gunung Cycloop di Kabupaten Jayapura,” terang Robert Wanggai Anggota MRP Provinsi Papua usai mensosialisasikan 7 Malumat di Gedung Klasis GKI Waibu Moi, Kamis (28/3).

MRP Sosialisasi 7 Maklumat, Pelindungan Cagar Alam Gunung Cycloop
Alan/WONE
Suasana Sosialisasi 7 Maklumat, Perlindungan Cagar Alam Gunung Cycloop oleh Anggota MRP Provinsi Papua, Robert Wanggai

Menurutnya, mengapa maklumat ini dikeluarkan bertepatan dengan momentum ini, karena tema MRP selama satu periode atau selama lima tahun berjalan, MRP telah berkomitemen tentang penyelamatan manusia dan tanah Papua, termasuk hutan didalamnya.

Harapnya, dengan mensosialisasikan 7 Maklumat tersebut maka pengurus Klasis setempat bisa menindaklanjuti melalui surat resmi kepada Bupati Jayapura agar dapat memperkuat kebijakan yang akan dilakukan nanti, meskipun selama ini sudah ada Perda penyelamatan cagar alam cycloop. “apalah arti Bupati kalau tidak didukung oleh stakeholder yang lain,”ungkapnya.

Tambahnya, Klasis GKI Waibu Moi sebagai salah satu lembaga resmi yang ada di Kabupaten Jayapura juga mempunyai tanggung jawab moril untuk menyelamatkan lingkungannya ini lah momentum yang tepat.

Untuk itu, Ia sebagai Anggota MRP utusan GKI Pokja Agama berkewajiban untuk menyampaikan hal tersebut agar hal itu harus didorong, walaupun secara kelembagaan MRP juga akan turut mendorong kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“secara kelembagaan kami juga akan mendorong hal itu ke Pemerintah Jayapura tetapi Klasisi Moi punya tanggung jawab juga untuk mendorong Bupati, itulah kenapa saat reses ini kami datang untuk mengingatkan karena inilah momentum paling tepat pasca bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.”tandasnya.(aan)