BERBAGI
Pengembangan Kawasan Mamta Jadi Tangungjawab Bersama
Rektor Uncen, Dr Ir. Apolo Safanpo,ST,MT ketika menyerahkan plakat kepada Sekda Sarmi, Hendrik Worumi,SSos,Msi di Rektorat Uncen,beberapa waktu lalu

JAYAPURA – Pengembangan kawasan Mamberamo Tabi (Mamta) menjadi tangungjawab bersama, mengingat pengembangan Mamta tidak harus di Kota maupun Kabupaten Jayapura mengingat daerah lainnya seperti Kabupaten Keerom dan Kabupaten Sarmi.

“Memang ini menjadi penting, dimana masing-masing pemerintah kabupaten di Mamta melihat bahwa pengembangan kawasan Tabi ini penting untuk dilaksanakan oleh sebab itu, kami di Sarmi juga memberikan perhatian penting terhadap hal ini,”ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Sarmi, Hendrik Worumi,S.Sos, M.Si kepada Harian Wone di Abepura, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, pemerintah daerah harus memiliki strategi dalam melihat kawasan Mamta kedepan seperti apa, mengingat harus komitmen bersama untuk mendorong pengembangan kawasan Mamta kedepan.

“Jadi kan kedepan untuk pengembangan kawasan Mamta, ini harus dilakukan keluar dari Kota/Kabupaten Jayapura, nah berangkat dari hal tersebut, maka Bupati Jayapura memprakarsai dan seluruh Kabupaten kota di wilayah Tabi sepakat untuk membangun kawasan ini”katanya.

Menurutnya, harus ada komitmen bersama dari Kabupaten/Kota se Mamta untuk bagaimana mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut.

“Memang harus ada komitmen bersa untuk bagaimana mendorong kemajuan bagi kawasan ini, nah kita harus dorong agar komitmen untuk menjadikan kawasan ini menjadi kawasan terpadu dapat tercapai,”imbuh Hendrik.

Dirinya menilai mobilisasi masyarakat hingga kemajuan pembangunan di Kabupaten/Kota Jayapura, membuat pembangunan di kawasan Mamta, mau tidak mau harus bergeser ke Kabupaten Sarmi, Keerom maupun Mamberamo Raya. (yan/pel)