BERBAGI
KPU Yapen Mulai Pelipatan Kertas Surat Suara
Masyarakat Serui sedang melaksanakan pelipatan kertas surat suara untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif Tahun 2019

SERUI – Setelah menerima logistik kertas surat suara Pemilu 2019 beberapa waktu lalu, KPU Kabupaten Kepulauan Yapen langsung melakukan pelipatan kertas surat suara serta serta menyortir kertas surat suara dianggap rusak atau tidak dapat dipergunakan nantinya Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Yapen, Moris C Mabuai menjelaskan, sesuai jadwal ditetapkan proses pelipatan kertas surat suara mulai Hari ini (kemarin-red) sampai tanggal 17 Maret 2019 mendatang.

“Waktunya satu Minggu untuk pelipatan kertas surat suara sehingga diharapkan pelipatan ini bisa selesai sesuai dengan target sehingga dapat ditindak lanjuti pada tahap berikutnya,”. ujar Moris C Mabuai saat di temui wartawan SKH WONE di Serui, Selasa (12/3).

Sedangkan untuk kerusakan kertas surat suara, Moris menyampaikan bahwa, sudah ada laporan yang masuk, namun untuk jumlah pasti berapa jumlah surat suara yang rusak, belum dapat diketahui karena sampai saat ini masih dalam proses pelipatan serta masih direkap staf KPU.

“Saya akan cek langsung agar dapat dilaporkan kepada KPU RI sesuai surat KPU RI nomor 224 yang disarankan kekurangan Logistik akibat proses penyortiran agar segera KPU kabupaten/kota melaporkan ke biro logostik KPU RI,” jelasnya.

Sedangkan untuk kendala dihadapi, Moris menyampaikan bahwa sejauh ini tidak ada kendala yang dihadapi bahkan masyarakat yang dilibatkan sangat antusias sekalipun nilai pelipatan per surat suara hanya seratus rupiah per lembar dan tentunya proses pelibatan yang di lakukan ini tetap dilakukan pengawalan baik itu dari pihak KPU maupun dari pihak keamanan untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.tutupnya.(her/pel)