BERBAGI
Dok Humas Polres Jayapura Kota For Wone Pelaku penikaman HH saat diamankan di Polsek Abepura setelah sebelumnya melakukan penikaman kepada korban Piter Sapulete di Pangkalan Ojek Tanah Hitam, Rabu (13/2).
Dok Humas Polres Jayapura Kota For Wone
Pelaku penikaman HH saat diamankan di Polsek Abepura setelah sebelumnya melakukan penikaman kepada korban Piter Sapulete di Pangkalan Ojek Tanah Hitam, Rabu (13/2).

 Gara-gara Rebutan Penumpang

JAYAPURA–Pensiunan dosen Universitas Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) bernama Piter Sapulete (67) yang saat ini berprofesi sebagai tukang ojek ditikam rekannya sesama tukang ojek berinisial HH di Pangkalan Ojek Tanah Hitam, Distrik Abepura, Rabu (13/2) siang pukul 12.30 WIT.

Diduga penikaman yang dilakukan oleh pria berusia 39 tahun ini, lantaran korban mengangkut penumpang di Pangkalan Ojek Tanah Hitam. Akibat penikaman ini, korban dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan medis.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Gustav R. Urbinas saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polresta, Iptu. Jahja Rumra, Rabu (13/2) sore, mengatakan, pelaku telah ditangkap anggota Pos Patmor 4 Tanah Hitam, beberapa saat setelah penikaman terhadap korban.

“Pelaku ditangkap tanpa perlawanan bersama barang bukti senjata tajam badik. Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Abepura untuk menjalani proses hukum,” tegas Jahja.

Dari hasil penyelidikan awal, Jahja mengungkapkan, penikaman ini berlatar belakang rebutan penumpang antara pelaku dan korban. Di mana korban sebelum terjun mengojek juga pernah menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Jayapura.

“Pelaku ini mengaku sudah resmi mengojek di Pangkalan Tanah Hitam, sedangkan korban yang diketahui pernah menjadi dosen ini, belum resmi terdaftar sebagai tukang ojek di pangkalan tesebut,” papar Jahja.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Jayapura Utara ini menambahkan, pihak kepolisian akan mendalami motif penikaman ini, dengan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian. “Korban masih dirawat, belum bisa dimintai keterangannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Abepura, AKP. Dionisius VDP Helan,S.IK menambahkan, penangkapan tersebut bermula ketika korban dengan inisial PS (67) warga Gang Bandeng Tanah Hitam dan pelaku dengan inisial HH (39) warga Gang Masjid Al Hikmah Tanah Hitam yang sama-sama berprofesi sebagai tukang ojek itu berawal dari pertengkaran verbal antara korban dan pelaku karena saling rebutan penumpang.

Ketika calon penumpang mendatangi pangkalan ojek, korban langsung menghampiri pelaku karena tidak terima penumpangnya diambil oleh korban dan terjadi pertengkaran verbal dan akhirnya pelaku menikam korban ke bagian perut satu kali.

“Mendengar laporan tersebut, sekitar pukul 12.25 WIT. Piket jaga dan piket Reskrim (Resor Kriminal-red) yang dipimpin Ka jaga regu II Aiptu. Taslim mendatangi TKP penikaman dan langsung melaksanakan penangkapan pelaku tanpa melakukan perlawanan di pangkalan ojek tersebut,” ungkap Dionisus di Jayapura, Rabu (13/2).

Dionisius menyebut, dari tangan tersangka, pihaknya mengamankan satu buah barang bukti berupa pisau badik yang diduga dilakukan sebagai alat penikaman kepada korban. BB tersebut juga saat ini sudah diamankan di Polsek Abepura guna dilakukan proses sidik lebih lanjut.

“Sementara korban saat ini masih mendapat pertolongan medis di Rumah Sakit Abepura,” pungkasnya.(ful/sun)