BERBAGI
Panitia Hut PI ke 164 Resmi Dibubarkan
Panitia Hut PI ke 164 Resmi Dibubarkan

SERUI – Setelah perayaan ibadah syukur Hut Pekabaran Injil (PI) ke 164 Tahun 2019 beberapa waktu lalu, berjalan aman, daman  dan lancar, oleh karena itu Panitia HUT PI secara resmi mengadakan kegiatan dan pembubaran Panitia bertempat dikediaman Yulians Carles Gomar, Senin,  (12/2).

Dalam arahannya,  Ketua Panita Alexander Nussy  mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Panitia yang telah bekerja keras untuk bagaimana bisa melaksanakan ibadah dengan baik meskipun waktu yang ada untuk mempersiapkan sangat singkat.

“Apa yang telah kita kerjakan bukan semata-mata untuk kita, tapi demi kemuliaan nama Tuhan, saya sampaikan terima kasih kepada Panitia semuanya,” ujar Alexander Nussy .

Dari hasil laporan pertanggungjawaban kegiatan, Alexander Nussy  mengatakan, sebagai umat Tuhan, dengan kesepakatan bersama menyampaikan sisa anggaran yang masih ada agar diserahkan kepada Panitia Pembangunan Gedung Gereja GKI Imanuel Serui karena sangat memerlukan tambahan dana dalam pembangunan Gereja.

Ditemui diselah-selah kegiatan, Alexander Nussy menyampaikan terima kasih kepada pihak Klasis Yapen Selatan yang telah mempercayai dan menunjuk Jemaat Imanuel, Serui Kota sebagai tuan rumah perayaan PI Tahun 2019.

Diungkapkan, perayaan PI Tahun 2019 sedikit mengalami perubahan acara dilakukan agar tidak monoton seperti mengurangi puji-pujian memakan waktu cukup banyak  karena disaat kita mengikuti Firman Tuhan kadang terganggu.

“Kita memberikan waktu yang sebanyak-banyaknya dalam pelayan penyampaian Firman Tuhan kepada kita, maka kami sedikit berubah acara yang berbedah,” papar Ketua Panitia.

Selain itu dalam melakukan pemberian derma dimana di buat perubahan dengan memisahkan suku-suku yang berada di kabupaten yapen.

Adanya pemisahan saat derma persembahan dijalankan, sehingga memunculkan spekolasi seakan-akan memilah-milah, namun menurut Alexander Nussy, sebenarnya itu salah karena Injil untuk menembus semua sudut tidak mengenal waktu dan mengenal orang.  “Dengan Injil itu, Yapen tidak sendiri, namun ada berbagai suku. Nah kalau orang menganggap dipilah-pilah itu sangat tidak betul serta pelayan Firman kemarin saja kita ambil dari luar untuk bisa memberikan Nuansa yang berbedah,” tandasnya.

Dengan waktu yang disiapkan agak singkat, Alex menyarankan agar untuk mengisis ivent-ivent dalam menyambut lima Februari, maka dilakukan kegiatan Rohani guna menunjukan nuansa Hari Injil menyongsong pekebaran Injil.

Ketua Panitia mengucapkan terima kasih kepada Jemaat di lingkungan Kotawi serta para keluarga, Pemerintah Daerah Yapen serta semua pihak yang telah memberikan bantuan mensukseskan Perayaan Ibadah HUT PI ke 164 tahun.

Ditempat sama, Ketua Majelis GKI Imanuel, Serui Kota, Pdt. Asyer Heipon sangat berharap kedepan parayaan pekabaran Injil sepeti ini bisa dilakukan bersama-sama jangan hanyak di lingkungan Kotawi saja melainkan dilaksanakan secara bersama-sama namun dengan oleh dedominasi Gereja.

Wakil Bupati Yapen dalam arahan singkatnya mengatakan, pembubaran Panitia Ibadah Pengucapan Syukur sangat memberikan apresiasi kepada Panitia karena dalam waktu yang singkat Panitia bisa berkerja secara professional. “Saya lihat semua berjalan dengan sukses dan lancar meskipun waktunya singkat untuk mempersiapkan semuanya”.tutup Frans Sanadi.(her/pel)