BERBAGI
Musrenbangkam, Masyarakat Web Minta Jalan Aspal
Kepala Distrik Web, Kabupaten Keerom Hengky R. Akim, S.STP

KEEROM – Infrastruktur jalan darat atau jalan tembus merupakan “urat nadi’’ jalur perekonomian masyarakat   terutama ketika berpergian baik ke kota maupun ke daerah lainnya. Dengan didukung sarana infrastruktur jalan darat yang memadai, tentunya masyarakat dengan mudah membawa hasil pertanian mereka menuju ke Kota untuk diperjual belikan.

Saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kampung (Musrenbangkam) di Distrik Web, beberapa waktu lalu, sebanyak enam Kampung masyarakat di Distrik Web rata-rata mengusulkan agar jalan darat menuju ke kampung-kampung untuk di Aspal.

“Masyarakat diwilayah Distrik Web sangat mengiginkan adanya pembangunan Infastruktur jalan menuju kampung ke kampung, kerana selama ini jalan yang ada masih merupakan jalan tanah dan berlumpur sehingga sulit dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat serta truk,’’ ungkapkan Kepala Distrik Web, Kabupaten Keerom Hengky R. Akim, S.STP kepada Harian WONE saat ditemui di Kantor  Bupati Keerom, Selasa (12/2) kemarin.

Kepala Distrik Web, Hengky R. Akim mengungkapkan, hasil Musyawarah Pembangunan Kampung (Musrembangkam) Distrik Web, masyarakat Web mengiginkan adanya pembangunan jalan darat menuju kampung – kampung. “Karna jalan darat disana (Distrik Web) masih tanah, jika hujan turun langsung menjadi lumpur sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki,” ujar Hengky.

Oleh karena itu, Hengky R. Akim mengharapkan, Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten Keerom agar dapat membangun jalan darat di Distrik Web.

Hengky R. Akim mengatakan, keluhan selama ini masyarakat Distrik Web hanya jalan darat, sehingga sangat usulan masyarakat Distrik Web dalam Musrenbangkam dapat diakomodir oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

“Kalau saya lihat dan perhatikan setiap pembahasan Musrembangkam pasti masyarakat mengusulkan program pembangunan jalan darat, dari tanah ditingkat menjadi aspal. Oleh kerana itu melalui Musrembangkam Tahun 2019 diwilayah Distrik Web dapat diperhatikan oleh  Pemerintah, apalagi wilayah Distrik Web yang merupakan wilayah terpencil, terisolir  dan tertinggal yang perlu mendapatkan perhatian,’’ tegasnya.

Hengky menjelaskan, dari enam Kampung di Distrik Web, baru empat Kampung yang telah melaksanakan Musrembangkam Tahun 2019, diantaranya, Kampung Umuaf, Yuruf, Yambrat 1 dan Yambrat 2. Sedangkan dua kampung lainnya maisng-masing Kampung Semografi dan Kampung Tegatra direncanakan akan melaksanakan Musrenbangkam Tahun 2019 dalam waktu dekat ini. (rhy/pel)