BERBAGI
Dana Hibah Belum Cair, KPU Keerom akan Ketemu Bupati
Ketua KPU Kabupaten Keerom Korneles Watkaat, SE

KEEROM – Pemungutan suara Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) DPD-RI, DPR-RI, DPRP dan DPRD Kabupaen/Kota serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Tahun 2019 digelar serentak 17 April 2019 mendatang, atau kurang lebih sekitar dua bulan lagi Hari ‘H’. Namun hingga saat ini dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Keerom untuk kelancaran kegiatan belum juga cair.

Oleh karena itu, mengingat waktu semakin mempet, KPU Kabupaten Keerom merencanakan akan menemui Bupati Kabupaten Keerom mengkoordinasikan mengenai dana hibah tersebut.

“Anggaran untuk pelaksanaan tahapan – tahapan Pemilihan Umum Tahun Anggaran 2019 belum disalurkan oleh Pemkab Kabupaten Keerom kepada KPU Keerom, makanya kami ingin bertemu Bupati untuk menanyakan hal tersebut,” ujar Ketua KPU Kabupaten Keerom Korneles Watkaat, SE kepada Harian WONE saat ditemui di Kantor Bupati Keerom, Jumat (8/2).

Korneles Watkaat mengatakan, pelaksanaan tahapan Pileg maupun Pilpres tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak didukung dengan dana, sehingga diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Bupati Keerom untuk segerah menyalurkan dana hibah pelaksanaan pemilihan Legislatif dan Presiden Tahun 2019.

“Saat ini masih tahapan kampanye berlangsung  sehingga diperkukan tahapan- tahapan selanjutnya, seperti persiapan terakhir pelaksanaan pemugutan suara pada 17 April 2019 mendatang. Apabila dana belum ada akan terjadi kendala dilapangan. Bagimana mau bergerak kalau dananya belum ada,” keluh Ketua KPU Korneles Watkaat.

KPU, sebagai penyelanggara Pemilu, agar dapat melaksanakan tahapan selanjutnya  baik pengenalan Calon Peserta Pemilu, nomor ururt Calon dan percetakan alat peraga serta kebutuhan lainnya sehingga diharapkan Pemkab Keerom segerah membantu KPU mencairkan dana hibah tersebut.

“Proposal pengajuan dana tahapan Pemilu Tahun 2019 telah kami serahkan ke Pemkab Kabupaten Keerom, tetapi belum juga terjawab. Apalagi telah memasuki bulan Februari 2019 dan sangat diperlukan dana untuk pelaksanaana tahapan Pemilu selanjuknya,” tuturnya.

Korneles menambahkan, pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 ini, masyarakat Kabupaten Keerom harus mengetahui secara baik melalui sosialisasi di lapangan, agar mereka menggunakan hak Politiknya 17 April 2019 mendatang,  dan tentunya dibutuhkan dana. (rhy/pel