BERBAGI
MAKAWARU DA CUNHA/WONE Coach Persidago Gorontalo Romy Malamua, didampingi pemain tengah Yuaib Rauf, ketika sesi press conference jelang lawan Persidago Gorontalo di Piala Indonesia 2019 di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (7/2) malam.
MAKAWARU DA CUNHA/WONE
Coach Persidago Gorontalo Romy Malamua, didampingi pemain tengah Yuaib Rauf, ketika sesi press conference jelang lawan Persidago Gorontalo di Piala Indonesia 2019 di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (7/2) malam.

Persipura vs Persidago

 JAYAPURA-Setelah hasil minus yang diperoleh Persipura Jayapura pada Leg I Babak 32 Besar Piala Indonesia saat bersua ke kandang Persidago Gorontalo 28 Januari 2019 lalu, hasrat besar Boaz Solossa dan kawan-kawan untuk “membalas dendam” kekalahan tersebut terbuka lebar pada pertandingan Leg II di Stadion Mandala Jayapura sore ini, Jumat (8/2).

Program latihan fisik, teknik dan taktik terus dilakukan Persipura Jayapura di bawah arahan Coach Luciano Leandro beberapa waktu lalu sebelum pertandingan hari ini

Titus Bonay dan kawan-kawan kalah 0-1 dari Persidago Gorontalo di Leg pertama 28 Januari 2019 lalu.

Persipura akan turun full tim, termasuk amunisi asal Korea Selatan (Korsel) yang direkrut dari Persib Bandung Oh Inkyun. Tapi minus libero handal Richardo Salampessy, karena masih mengalami cedera.

“Kita mulai on fire (panas) dan tetap optimis dan kita respek dengan Gorontalo dan kondisi sekarang lebih bagus buat kita dan pemain pemain kita fisik dan mental lebih bagus. Dan saya tak mau berpikir lain tentang hasil yang tak bagus,” kata Coach Persipura Jayapura Luciano Leandro, didampingi pemain tengah M.Tahir, ketika sesi press conference jelang lawan Persidago Gorontalo di Piala Indonesia 2019 di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (7/2) malam.

Luciano mengatakan, pihaknya tak bisa memastikan 80 persen pemain muda, tapi pihaknya akan menurunkan pemain yang menunjukan performance bagus sasat latihan.

Gelandang bertahan Persipura Jayapura, M. Tahir menuturkan, ia dan kawan-kawannya siap memenangkan laga kontra Persidago. “Kami harap tak ada kata penalti dan kami siap 100 persen,” katanya optimis.

Sementara itu,  Coach Persidago Gorontalo, Romy Malamua menjelaskan, anak asuhnya tetap bermain, ketika mengalahkan Persipura dalam leg pertama di Gorontalo

“Kita harap anak-anak bisa belajar dari hasil sebelumnya dan kita datang tak membawa target, tapi ingin menunjukan permainan terbaik di sini,” katanya.

Gelandang Persidago Gorontalo, Yuaib Rauf mengatakan, ia dan kawan-kawan belajar dari kemenangan pada Leg pertama dan bagaimana bisa mengambil ilmu dan pengalaman dari permainan klub senior Persipura.(mdc)