BERBAGI
Direncanakan April 2019, Pembangunan Pasar Diresmikan
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Keerom Drs. Marthen Simbong

KEEROM – Sejumlah pasar di Kabupaten Keerom yang dibangun menggunakan anggaran Pemerintah Pusat maupun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Keerom Tahun  Anggaran 2018 direncanakan akan diresmikan bulan April 2019 mendatang bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Keerom ke 16 Tahun.

“Mudah- mudah tidak ada halangan, beberapa pembangunan pasar dibangun Tahun 2018 telah  selesai sehingga direncanakan akan diresmikan oleh bapak Bupati Keerom MUH Markum sesuai keinginan bapak Bupati, bersamaan dengan HUT Kabupaten Keerom ke 16 bulan April 2019 mendatang,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kabupaten Keerom Drs. Marthen Simbong kepada Harian WONE saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (1/2) pekan lalu.

Adapun sejumlah pasar telah selesai dibangun Tahun Anggaran 2018 masing-masing diantaranya, pasar Avidjan Swakarsa, Distrik Arso, Pasar Yowong, Distrik Arso Barat dan Pasar Manem, Distrik Manem, Kabupaten Keerom. “Ketiga pasar ini semua sudah selesai dikerjakan Tahun 2018, tinggal bapak Bupati meresmikan yang menurut rencana bulan April 2019,” jelas Marthen Simbong.

Kata Marthen Simbong, apabila sejumlah pasar tersebut telah selesai diresmikan, masyarakat dimasing-masing pasar tersebut dapat menempati bangunan dan los-losnya untuk menjalankan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Keerom,” tuturnya.

Lebih lanjut Marthen Simbong mengatakan, apabila jual beli di pasar tersebut sudah berjalan dengan baik, masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi menuju Kota Jayapura dan sekitarnya untuk berbelanja maupun untuk menjual hasil pertanianya, tetapi cukup dijual di pasar  yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Keerom. “Biarkan para pedangang yang datang kesini (Keerom-red) untuk membali hasil pertanian dari Keerom,” ujarnya.

Marthen lebih jauh menjelaskan, apabila jual beli petani Keerom diadakan di pasar yang ada Keerom tentunya hal ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Keerom sendiri. “Ya… hitung-hitungnya apabila jual beli di pasar Keerom yang berjalan ini akan berdampak kepada penikatan PAD Keerom sendiri,” tutup Simbong.(rhy/pel)