BERBAGI
Pengadilan Agama Serui Canangkan Zona Bebas Korupsi
Wakil Bupati Frans Sanadi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Yapen foto Bersama usai penandatanganan pencegahan korupsi di Pengadilan Agama Serui

SERUI –  Ditandai penandatanganan pakta integritas pencanangan pembangunan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kantor Pengadilan Agama Serui, Kabupaten Kepualaun Yapen berkomitmen bebas dari korupsi.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Serui, Agusti Yelpi dalam sambutannya mengatakan, apa yang dilakukan merupakan prinsip senantiasa komitmen melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku di Pengadilan Agama.

“Harus dijalankan dengan baik ketika sumpah dan janji yang telah diucapkan pada saat diangkat menjadi PNS maupun ketika diangkat menjadi pejabat Fungsional maupun struktural,” ujar Agusti Yelpi saat memberikan sambutan kegiatan penandatanganan pencangan pembangunan zona integritas, di Kantor Pengadilan Agama di Serui, Senin, (28/1).

Agusti Yelpi mengatakan bahwa, pencanangan pembangunan zona integritas dilakukan ini merupakan pengingat dan penguat atas komitmen, janji dan sumpah yang telah diikrarkan.

Pengadilan Agama Serui, lanjut Agusti telah dilakukan deklarasi internal antara pimpinan dan aparatur pada 15 Januari 2019 beberapa waktu lalu berupa penandatanganan pakta integritas seluruh pegawai. “Kita telah berkomitmen dengan sunguh-sunguh menghindarkan diri dari korupsi, kolusi, nepotisme, suap maupun gratifikasi dan siap memberikan pelayanan prima yang berkeadilan bagi masyarakat,” tegas Agusti Yelpi.

Di tempat sama, Wakil Bupati Kabupaten Kepualaun Yapen, Frans Sanadi sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pencanangan zona integritas wilayah bebas korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Frans Sanadi mengatakan apa yang dilakukan ini merupakan langkah dan upaya strategis guna menghadirkan suatu proses penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Yapen yang bersih bebas KKN.

“Ini memberi tanda telah terbangunya kesepakatan bersama untuk terus mendepankan integritas yaitu keberpihakan kepada kebenaran apapun resikonya ditengah melaksanakan tugas kerja sesuai kapasitas masing-masing,” ujar Frans Sanadi.

Untuk tahun 2019, Frans Sanadi menjelaskan, pembangunan di Kabupaten Yapen terus diarahkan guna terwujudnya daerah dan masyarakat lebih nyaman, lebih maju, dan lebih sejahterah. Oleh karena itu Sanadi mengajak agar kita semua bisa sama-sama membangun integritas. “Mari kita bangun integritas untuk meniadakan korupsi dan menghadirkan birokrasi yang bersih,” tutupnya.

Dalam acara pembacaan ikrar pembangunan zona integritas Pegawai Pengadilan Agama Serui juga dihadiri oleh Wakapolres Yapen, Kasdim 1709/YAWA, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Serui, Pengadilan Negeri Serui dan beberapa perwakilan Forkompinda, para pegawai Pengadilan Agama Serui serta tamu undangan lainnya.(her/pel)