BERBAGI

Yan Matuan : “Kita Sekarang Terbuka, Tak akan Tinggal Diam”

Pelatihan KPA yang diikuti oleh sejumlah relawan yang akan dipersiapkan untuk memsosialisasikan bahaya HIV AIDS di daerah-daerah terisolasi.
Pelatihan KPA yang diikuti oleh sejumlah relawan yang akan dipersiapkan untuk memsosialisasikan bahaya HIV AIDS di daerah-daerah terisolasi.

SENTANI – Pihak Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua mengelar pelatihan dan penyuluhan di Hotel Enang, Hawai Kota Sentani Kabupaten Jayapura pada, Kamis (24/1).

Dalam pelatihan yang dirangkai dengan penyuluhan tersebut, KPA  Papua juga melibatkan relawan dan pemateri dari Yayasan Harapan Ibu dan juga pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II bagian konseling.

Ketua KPA Provinsi Papua, Yan Matuan kepada wartawan disela-sela penyuluhan mengatakan kegiatan yang dilaksanakan adalah lanjutan dari program-program yang telah ada dan KPA melihat begitu banyak relawan yang telah terpanggil sehingga pelatihan dan peyuluhan harus dilakukan agar para relawan bisa mendapatka informasi tentang HIV-AIDS.

“Selama ini informasi tertutup makanya kita coba terbuka dan keluar agar semua orang mendapat informasi dan kita sengaja buat disini agar orang banyak bisa menerima informasi,” Terang Yan Matuan.

Ketua KPA Papua, Yan Matuan saat diwawancarai

Ia menambahkan, jika kegiatan yang dilaksanakan tersebut masih dalam tahapan konsolidasi karena kembali baru mulai dari nol dimana, para staf KPA dibawah kepemimpinan terdahulu tidak menerima upah selama 5 bulan sehingga kegiatan yang dilakukan saat ini juga ikut terkendala.

Meskipun begitu, kata Matuan, dengan keterbatasan itu KPA provinsi akan berusaha untuk bagaimana memberikan informasi kepada masyarakat dan tidak akan tinggal diam. “Sebab jika kita tinggal diam penyebaran HIV akan berkembang terus,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan jika semua program dari KPA belum dapat dijalankan karena masih menunggu dana dari Provinsi Papua namun sambil menunggu jawaban dari DPRP KPA akan terus melakukan konsolidasi dan jika sudah ada dana maka KPA Provinsi Papua akan segera melaksanakan Rapat Kerja (Raker) untuk membeeikan penguatan terhadap KPA di beberapa Kabupaten dan Kota di seluruh Papua.

“Namun kita juga akan melakukan pemantauan terhadap KPA di kabupaten mana saja yang tidak lagi berjalan, namun semua itu akan kami lakukan dalam raker sebab melalui raker itulah semua program akan berhasil.”pungkasnya. (aan)