BERBAGI

Program Kemitraan Masyarakat

Program Kemitraan Masyarakat Dosen Fakultas Hukum Uncen dengan memberikan :
Klinik Hukum Formil Dalam Perkawinan di Sentani

SENTANI – Sebagai bentuk pelayanan dan kemitraan masyarakat, dua orang staf pengajar alias dosen di Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (FH Uncen) Jayapura, Papua, yakni Tumian Lian Daya Purba, SH., MH, dan Tri Yanuaria, SH, MH, turun langsung menggelar Program Kemitraan Masyarakat, dengan melakukan Klinik Hukum Formil Perkawinan, di Kampung Asei Kecil dan Kampung Harapan Nolokla, kabupaten Jayapura.

Tri Yanuaria didampingi rekannya Tumian Lian Daya Purba kepada wartawan,  menjelaskan, Klinik Hukum Formil Perkawinan yang mereka berikan kepada di Kampung Asei Kecil dan Kampung Harapan Nolokla bertujuan memberikan pemahaman agar masyarakat tertib administrasi kependudukan dan bertambahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya melakukan pendaftaran perkawinan sehingga dapat  melindungi hak-hak keperdataan masyarakat tersebut.

“Sebab Akta Perkawinan menjadi bentuk menjamin hak keperdataan dan kepastian hukum bagi seseorang. Akta Perkawinan selain merupakan bukti otentik suatu perkawinan, ia memiliki manfaat sebagai “jaminan hukum” apabila salah seorang suami atau isteri melakukan suatu tindakan yang menyimpang,” papar Tri Yanuaria.

Penyerahan akta catatan sipil dari dari perwakilan Dinas Kependudukan dan catatan sipil yang diwakili oleh ibu Kepala pelayanan Pencatatan Sipil Kab Jayapura, Katrina May S.Pd, kepada Tumian Lian Daya Purba S.H.,M.H dosen FH UNCEN

Tri memaparkan, bersama rekannya Tumian Lian Daya Purba Klinik Hukum Formil Perkawinan, di Kampung Asei Kecil dan Kampung Harapan Nolokla, diawali beberapa proses, mulai  dari penyuluhan yang dilakukan Pada Tanggal 19-20 April 2018 di Kampung Asei Kecil, dilanjutkan hal yang sama di  Kampung Harapan Nolokla pada 29 April -30 April 2018.

“Setelah dilaksanakan penyuluhan  itu, ternyata disambut baik oleh pihak gereja GKI Yakhin Kleublouw Asei Kecil, dalam hal ini ibu  Pendeta Heldi Harun, S.SI.,Teol dengan dilaksanakan Pernikahan massal  pada tanggal 28 Oktober  2018. Bahkan, dalam pengurusan data kependudukan dan akta catatan sipil dibantu oleh ibu Katrina May S.Pd beserta  tim dari Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Jayapura,” tuturnya.

Penyerahan akta catatan sipil oleh dosen Tumian Lian Daya Purba kepada pendeta Heldi Harun, S.SI., Teol di gereja GKI Yakhin Kleublouw Asei Kecil, disaksikan Tri Yanuaria dan ibu Kasi pelayanan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura, Katrina May S.Pd

Tak sampai disitu, masih menurut Tri Yanuaria yang terus didampingi rekannya Tumian Lian Daya Purba, sebagai kelanjutan dari program  Klinik Hukum Formil Perkawinan yang mereka lakukan, serta proses Nikah Massa tersebut, pada tanggal 20 Desember 2018 lalu, Tim Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jayapura, sudah  menyerahkan akta catatan sipil kepada  23 pasangan, 39 akta kelahiran, Tiga kartu keluarga, dan Tiga Kartu Tanda Penduduk kepada masyarakat di dua kampung tersebut.

“Kegiatan yang kami lakukan merupakan Program Kemitraan Masyarakat. Kami saat itu fokus memberikan Klinik Hukum Formil Dalam Perkawinan. Prinsipnya lebih kepada  bentuk pelayanan dan kemitraan kita dalam masyarakat,” pungkasnya. (Aan)