BERBAGI
Di Senggi, Pemerintah akan Bangun 50 Unit Rumah Translok
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Keerom, Julito Pereira, S.Sos

KEEROM – Kementerian Transmigrasi bersama Pemerintah Kabupaten Keerom Tahun 2019 ini akan membangun sebanyak 50 unit rumah bagi Transmigrasi Lokal (Translok) tepatnya di Satuan Pemukiman (SP) II dan kampung Woslay di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom.

“Dari informasi awal bahwa pembangunan Rumah Transmigrasi Lokal sebanyak 100 unit, akan tetapi ada perubahan, sehingga pemerintah Pusat akan membangun 40 unit,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Keerom, Julito Pereira, S.Sos kepada Surat Kabar Harian (SKH) WONE diruang kerjanya, Rabu (16/1).

Namun, Julito Pereira menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Keerom melalui dana APBD Tahun Anggaran 2019 ini mengangarkan sebanyak 10 unit, sehingga total perumahan Trasmigrasi  Lokal yang nantinya akan berjumlah 50 Unit.

Dikatakanya, lokasi di SP II Distrik Senggi masih luas dan masyarakat setempat mengiginkan pembangunan rumah tersebut, sehingg lokasi untuk pembangunan rumah transmigrasi lokal tidak ada masalah. “ sebenarnya 50 unit rumah akan dibangun di Kampung Warlef, hanya saja lokasi di Kampung Warlef statusnya merupakan kawasan hutan. Makanya dibatalkan dan kami tidak berani untuk melakukan pembangunan,”bebernya.

Julito mengatakan, apabila anggaran dari Pusat dan Kabupaten Keerom telah ada, pastinya pembagunan 50 unit rumah Transmigrasi Lokal segerah dilaksanakan. “Kami harapkan pembangunan 50 unit Transmigrasi Lokal segerah dikerjakan, mengigat masyarakat lokal sangat membutuhkan rumah dan bersedia untuk menempati rumah tersebut,”tutupnya.(rhy/pel)