BERBAGI
MAKAWARU DA CUNHA/WONE  Kepala Bidang  Statistik Distribusi BPS Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji dan  Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Papua Bagas Susilo, ketika menyampaikan keterangan di Jayapura, Selasa (15/1).
MAKAWARU DA CUNHA/WONE
Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji dan Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Papua Bagas Susilo, ketika menyampaikan keterangan di Jayapura, Selasa (15/1).

Pada Lima Tahun Pertama Otsus

 JAYAPURA—Pada lima tahun pertama Otonomi Khusus (Otsus) berjalan yakni  2001-2005 persentase penduduk miskin di Provinsi Papua menurun sebesar 0,97 persen, yaitu dari 41,80 persen menjadi 40,83 persen.

Demikian disebutkan Kepala Bidang Statistik Sosial, Badan Pusat Statistik  (BPS) Papua, Bagas Susilo di Jayapura, Selasa (15/1).

Sementara itu, persentase penduduk miskin di Provinsi Papua selama enam bulan terakhir mengalami penurunan sebesar 0,31 persen poin yaitu dari 27,74 persen pada Maret 2018 menjadi 27,43 persen di periode September 2018.

Ia mengatakan, selama 19 tahun terakhir (1999-2018) kondisi kesejahteraan masyarakat Papua kian membaik. Di mana persentase penduduk miskin pada periode tersebut menurun secara signifikan sebesar 27,32 persen poin, yaitu dari 54,75 persen pada Maret 1999 menjadi 27,43 persen pada September 2018.

Sementara itu, jelas Bagas, pada lima tahun kedua pelaksanaan Otsus (2006-2010) persentase penduduk miskin menurun sebesar 4,72 persen.

Penurunan persentase penduduk miskin terbesar terjadi pada periode Maret 2010-Maret 2011 di mana terdapat 4,82 persen penduduk yang pada tahun 2010 penghasilannya di bawah garis kemiskinan ini bergeser di atas garis kemiskinan sehingga menjadi tidak miskin.

Dikatakannya, menurut tipe daerah, penduduk miskin di Provinsi Papua terkonsentrasi di daerah pedesaan, sedangkan di perkotaan hanya sebesar 4,01 persen. Di periode sebelumnya (Maret 2018), terdapat kenaikan persentase penduduk miskin di daerah pedesaan sebesar 0,02 persen poin.

Menurutnya, untuk daerah perkotaan persentase penduduk miskin mengalami penurunan sebesar 0,50 persen poin.(mdc)