BERBAGI
Pembangunan Gereja GPdI El-Shaddai Imandoa Dimulai
Pembangunan Gereja GPdI El-Shaddai Imandoa Dimulai

SERUI – Bupati Kabupaten Yapen Tonny Tesar diwakili Asisten I Setda Kabupaten Yapen, Portunatus Numberi meletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El – Shaddai di kampung Imandoa.

Disela-sela peletakan batu pertama, sambutan Bupati yang dibacakan Asisten I  Portunatus Numberi mengatakan kita patut bersyukur kepada Tuhan karena melalui pergumulan panjang yang telah dilalui serta ditempuh oleh warga Jemaat GPdI El-Shaddai Imandoa selama lima belas tahun akhirnya terjawab dengan suka cita.

“Kita patut bersyukur atas pergumulan selama lima belas tahun, dan pada akhirnya mendapatkan jawaban dari Tuhan Yesus Kristus yaitu dengan ditandainya peletakan batu pertama tanda pembangunan gedung Gereja GPdI El-Shaddai Imandoa,” ujar Asisten I Portunatus Numberi saat peletakan batu pertama, Selasa (15/1).

Sementara itu, Ketua Majelis GPdI Daerah Papua, Timotius Dawir dalam arahanya mengatakan, apa yang dilakukan saat ini adalah kuasa dari Tuhan dimana bisa melaksanakan secara langsung peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja GPdI El-Shaddai Imandoa.

Timotius Dawir mengatakan, apa yang dilakukan oleh para Jemaat GPdI di Yapen dengan terus berdoa dan berpuasa sehingga selama ini direncanakan pembangunan gedung Gereja GPdI yang baru, dengan pertolongan Tuhan Yesus Kristus pembangunanya bisa terwujud.

“Kami berdoa kepada Tuhan dan meminta untuk membuka jalan kepada kami, karena kami percaya tidak ada perkara yang mustahil tidak dapat diselesaikan bagi Tuhan, dan tidak ada perkara yang mustahil tidak dapat diselesaikan bagi orang yang percaya, maka dengan pertolongan Tuhan Yesus Kristus semua bisa terjadi, termasuk pembangunan gedung Gereja GPdI ini, ” paparnya.

Lanjut Timotius Dawir mengatakan, pergumulan Jemaat GPdI El-Shaddai Imandoa untuk membangun gedung Gereja baru, tentunya didasari oleh niat yang mulia untuk menyediakan tempat ibadah lebih layak lagi bagi warga jemaatnya. “Ini merupakan suatu hal yang mendapatkan restu dari Tuhan, sebab berbuat karya bagi kemuliaan namanya,” katanya.

“Setelah peletakan batu pertama ini, saya meminta agar Jemaat GPdI El-Shaddai Imandoa secara gotong royong bersama-sama membangun rumah Tuhan ini sampai selesai untuk memuliakan nama Tuhan,” tutup Portunatus Numberi.

Kegiatan peletakan batu pertama gedung Gereja GPdI El-Shaddai Imandoa lokasinya berada dipinggir jalan juga dihadiri oleh Pendeta datang dari Kabupaten Merauke membawakan khotbahnya, serta dihadiri  Kasdim 1709/YAWA, para warga Jemaat GPdI El-Shaddai, serta tamu undangan lainnya.(her/pel)