BERBAGI

Balita Penderita Hameroid di Rujuk ke Jayapura

Tidak Mau Ambil Resiko
Sekda Alexander Nussy, Kapolres AKBP Penri Erison didampingi sejumlah ASN Kabupaten Yapen menjenguk pasien di RSUD Serui

SERUI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Yapen, Serui merujuk seorang pasien yang masih bayi berumur 1,6 bulan ke Jayapura untuk mendapat tindakan medis lebih lanjut. Bayi dari Yapen Barat itu menderita peyakit hameroid atau ambaien sehingga harus dioperasi secepatnya.

Dirujuknya bayi tersebut ke Jayapura hal ini dilakukan pihak RSUD Serui bahwa tidak mau ambil resiko dimana saat ini RSUD Serui tidak bisa melakukan operasi kepada anak tersebut karena saat ini dokter spesialisnya sedang cuti.

“Kita tidak mau ambil resiko, sehingga untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut terhadap pasien tersebut kita dari pihak Rumah Sakit langsung mengambil langka cepat dengan merujuk pasien ke Jayapura untuk di operasi,” ungkap dr. Hendrik Jack Tampe saat ditemui oleh wartawan Harian WONE di RSUD Serui.

Dijelaskan dr. Hendrik Jack Tampe, penyakit hameroid diderita pasien yaitu benjolan cukup besar itu sudah mulai keluar dari anus anak tersebut dan akan mengganggu saat bayi tersebut ketika BAB karena lubang anusnya tertutup benjolan.

Dari informasi didapatkan bahwa penyakit ini muncul ketika kita sering makan makanan yang keras serta jarang mengkomsumsi air putih. Padahal dengan minum air putih yang cukup sangat membantu dalam proses pencernaan di dalam tubuh manusia.

Sekda dan Kapolres jengkuk Pasien

Untuk memberikan dukungan moril kepada orang tua pasien, Sekretaris Daerah Kabupaten Yapen, Alexander Nussy bersama Kapolres Kabupaten Yapen, AKBP Penri Erison didampingi sejumlah ASN Yapen menjenguk dan melihat secara langsung kondisi pasien di RSUD Serui.

Sekda mengatakan, kedatangannya ini merupakan bentuk peduli baik dalam bentuk dukungan moril memberikan semangat kepada keluarga orang tua dan keluarga pasien juga memberikan sumbangan dari Bupati Yapen.

“Apa yang kita berikan ini jangan dilihat dari besar kecilnya sumbangan, tetapi ini merupakan kepedulian Pemerintah Daerah kepada warganya membantu meringankan beban pasien terlebih khusus kepada orang tuanya,” ungkap  Sekda Yapen, Alexander Nussy yang juga tergabung dalam komunitas “mari berbagi” kepada Harian WONE disela-sela kunjunganya di RSUD, Serui, Senin (14/1).

Ia sangat berharap, mujizat Tuhan terjadi ditengah-tengah keluarga terutama pasien yang menderita hameroid mendapatkan kesebuhan serta melindunginya salama dalam perjalanan menuju ke Jayapura untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Ditempat sama Kapolres Yapen,  AKBP Penri Erison yang juga menjenguk pasien ikut prihatin atas penyakit dialami oleh anak laki-laki tersebut. Ia mengungkapkan, apa yang terjadi kepada mereka adalah masyarakat kita yang harus kita bantu sama-sama.

“Siapa saja warga masyarakat Yapen yang membutuhkan pertolongan bantuan uluran tangan, kita tetap membantu bantu walaupun hanya sekecil apapun batuan diberikan,” papar AKBP Penri Erison.

Dengan penuh harapan besar, Kapolres sangat berharap dalam proses operasi nanti bisa berjalan dengan baik dan lancar. “Semoga cepat sembuh dan bisa kembali seperti biasa lagi,” ujarya seraya memberikan kekuatan kepada orang tuanya.

Sementara itu disinggung soal perlengkapan alat maupun dokter yang ada, Sekda mengatakan bahwa, semua sudah ada, namun memang ada keterbatasan dibagian lainnya untuk dilengkapi. “Kita punya dokter sudah cukup ada disini (RSUD Seruia), tetapi dengan kasus ini saya piker dokter sudah tepat mengambil langkah yang lebih baik dengan merujukan pasien ke Jayapura,” tandasnya.(her/pel)