BERBAGI
Permudah Warga Jual Hasil Bumi, Pemda Siapkan Kendaraan Subsidi
Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua saat menyalami masyarakat Wadangku, Sabtu, akhir pekan kemarin.

WAMENA – Masyarakat Distrik Wadangku meminta kepada pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk memperhatikan kebutuhan transportasi masyarakat.

Pasalnya, selama ini warga Wadangku terutama para petani mengalami kesulitan untuk memasarkan hasil kebun ke pasar yang terletak di Distrik Wamena.

Aspirasi warga ini disanggupi Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua, dan Wakilnya, Marthin Yogobi. Banua menginstruksikan kepada istansi teknis terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan Jayawijaya agar memperhatikan keluhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jayawijaya Pardomuan Harahap mengatakan, sesuai arahan kedua pimpinan Jayawijaya, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan mengadakan kendaraan angkutan bersubsidi rute Wadangku-Wamen.

“Kita akan buat seperti angkutan bersubsidi kepada masyarakat karena selama ini masyarakat kesulitan angkutan dari Distrik Wadangku ke Wamena,” jelas Harahap kepada wartawan usai mengikuti kegiatan di Gereja Katolik Wadangku, Sabtu (12/1).

Menurutnya, selama ini masyarakat membayar uang transport dari Wadangku ke Wamena Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu.

“Selama ini masyarakat selalu menunggu angkutan dari Kabupaten Yalimo, itu dengan tarif yang lebih besar, sehingga kami akan memberikan angkutan bersubsidi dengan tarif Rp 25 ribu,” katanya.

Dia berharap dengan tarif tersebut masyarakat bisa terbantu untuk memasarkan hasil kebunnya ke Wamena.

“Kita coba untuk memudahkan masyarakat dengan transportasi yang sangat dibutuhkan saat ini,” pungkasnya. (lay/pel)