BERBAGI
Makawaru Da Cunha/Wone Dr.Muhammad Musa'ad,M.Si
Makawaru Da Cunha/Wone
Dr.Muhammad Musa’ad,M.Si

 JAYAPURA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengusulkan dana tambahan infrastruktur Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp 2,8 triliun, direncanakan digunakan untuk pembangunan transporasti dan nontransportasi 60:40 persen.  Pasalnya, direncana penggunaan dana tambahan infrastruktur Otsus ini juga akan diatur dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) Nomor 25 Tahun 2013 tentang Pembagian Pengawasan dan Penggunaan dana.

“Penggunaaan dana tambahan infrastruktur Otsus 60:40 ini juga telah  dibahas dan disepakati pemerintah pusat,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Dr.Muhammad Musa’ad,M.Si di Jayapura, Jumat (11/1).

Ia menjelaskan,  Papua membutuhkan  infrastruktur nontransportasi, seperti  energi listrik, air bersih, telekomunikasi, pendidikan, olahraga dan lain-lain.

Karena itu,  kata Musa’ad, dana tambahan infrastruktur Otsus ini  telah dipakai juga untuk membangun energi listrik, air bersih, dan telekomunikasi pada tahun 2017. Dan pembangunan sarana dan prasarana olahraga PON XX di  tahun 2018.

“Kami lakukan agar ada dasar hukum yang  bisa dipakai selain infrastruktur transportasi, juga untuk lanjutan pembangunan infrastruktur PON. Jika event olahraga ini sudah selesai nanti dialihkan ke bidang lainnya,” tuturnya.  (mdc)