BERBAGI

SERUI-Lima orang warga dari Distrik Ampimoi, Kabupaten Kepulauan Yapen melaporkan dugaan penipuan dan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan salah satu dinas di wilayah tersebut kepada Bupati Tonny Tesar, pada Rabu (9/1).

Kristian Ruamba, mewakili empat orang warga lainnya yang bertemu langsung dengan bupati menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan dengan membawa bukti penerima barang yang telah diberikan tanda tangan palsu atas nama lima warga tersebut.

“Jadi ini bantuan motor laut 15 PK yang diberikan Dinas Perikanan tetapi tidak ada barangnya yang kita terima sedangkan ada bukti terima barang yang didalamnya ada tanda tangan kami,”ungkapnya kepada WONE usai bertemu Bupati Kabupaten Yapen, Rabu (9/1).

Ia menerangkan, setelah dilakukan pemeriksaan dari bagian Inspektorat Kabupaten Yapen kepada lima masyarakat penerima bantuan motor laut 15 PK yang anggarannya bersumber dari dana Otsus tahun 2016, terungkap berita acara terima barang tidak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan.

“Bukti penerima barang ada, namun sampai saat ini barang yang dimaksud tidak pernah ada di terima oleh masyarakat tersebut dalam arti adanya indikasi pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan Yapen,”terangnya.

Dikatakan pula yang menandatangani serah terima adalah orang lain dengan mengatasnamakan para kelima warga tersebut. Sehingga yang seharusnya menerima bantuan malah tidak terakomodir.

Untuk itu merasa adanya keganjalan ia bersama empat warga lainnya menemui secara langsung kepada Bupati dengan membawa bukti penerima barang agar bupati bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Di tempat yang sama, menaggapi hal tersebut, Bupati Tonny Tesar dengan tegas akan memproses masalah ini.  “Hal ini tentu kurang baik, karena itu adalah hak masyarakat penerima bantuan namun tidak sampai di tangan mereka. Kami akan proses masalah ini karena ini bisa di bilang pembohongan, masa ada bukti penerima namun mereka (warga) tidak terima barangnya,”tegas Tonny Tesar.

Selain itu bupati juga akan melakukan pemeriksaan ke dinas-dinas lain untuk mengetahui apa ada hal yang serupa terjadi. “Saya akan periksa secara langsung baik itu di dinas perikanan maupun di dinas-dinas lainnya,”tekannya.(her/jog)