BERBAGI
Marcel/Wone  PERESMIAN-Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Papua, Petrus Pasereng mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe saat meresmikan Rumah dan Usaha Terbak Babi Milik CV. Miguni Putra Mandiri, Selasa (8/1)
Marcel/Wone
PERESMIAN-Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Papua, Petrus Pasereng mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe saat meresmikan Rumah dan Usaha Terbak Babi Milik CV. Miguni Putra Mandiri, Selasa (8/1)

Petrus Pasereng: Pemerintah Dukung Penuh

SENTANI–Gubernur Papua, Lukas Enembe diwakili Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Petrus Pasereng meresmikan rumah tinggal dan Usaha Ternak Babi milik CV. Miguni Putra Mandiri yang berlokasi di Gosyen, Kampung Amarau You Kai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Selasa (08/01).

Hadir pula dalam acara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura, Samuel Siriwa, Kepala Dinas Pendidikan Papua, Elias Wonda, Anggota DPR Papua, Agus Kogoya, Ketua DPRD Puncak Jaya, Nesco Wonda, para hamba Tuhan dari Denominasi Gereja, tokoh adat dan sejumlah undangan lainnya.

Acara peresmian diawali doa syukur bersama dengan Tema Hidup menjadi terang. Sebagaimana kitab Kejadian 47-1:6, sebelum pengguntingan pita oleh Kadis Peternakan Petrus Pasereng, dilanjutkan peninjauan lokasi kandang ternak babi yang berjumlah kurang lebih 300 buah, serta penyerahan bantuan ternak babi secara simbolis yang diterima langsung pimpinan CV. Miguni Putra Mandiri, J. Yumin Wonda.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Papua saat memberikan sambutan usai makan bersama “bakar batu” di lokasi tersebut mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengapresiasi usaha peternakan babi itu dan mengaku siap membantu dan mendukung penuh.

Dia juga berharap, makin banyak pengusaha asli Papua yang bisa membuka lapangan kerja seperti yang dilakukan pihak CV. Miguni Putra Mandiri.

“Makanya kami datang ke sini lengkap dengan staf, sampai ada dokter Hewan. Kita sangat mendukung dan siap bekerja sama,” ujar Petrus Pasereng.

Sementara itu, Pimpinan CV. Miguni Putra Mandiri, J. Yumin Wonda menuturkan, apa yang dia lakukan selain sebagai usaha semata, tetapi adalah bentuk perhatian dan lapangan kepada masyarakat asli Papua khususnya daerah Pegunungan yang memang biasa beternak Babi.

Dirinya juga berterima kasih dan apresiasi atas kehadiran kerja sama semua pihak, serta keluarga besar yang sudah mendukung hingga terlaksananya usaha peternakan tersebut. Serta pemilik tanah yang mempercayakan lokasi itu dijual kepadanya.

“Tempat ini Tuhan kasih luar biasa buat saya. Tempat ini adalah kebun dan peternakan. Terima kasih sudah mau datang. Kami masyarakat Pegunungan bisa berada di sini, kita tak bisa beri masyarakat kita semua uang, tetapi membuka lapangan kerja seperti ini,” tuturnya.(cel)