BERBAGI

SERUI-Para pedagang yang berjualan di Pasar Aroro Iroro Serui mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di sekitar pasar tradisonal tersebut. Salah satu pedagang yang enggan dikorankan namanya ketika ditemui WONE, Selasa (8/1), menuturkan kondisi ini cukup mengganggu aktivitas jual beli karena harus mengatur dagangan diantara tumpukan sampah.

“Sampah ini banyak sekali baru bau lagi, kita yang berjualan ini sangat terganggu sekali,”ujar salah satu mama pedagang asli Papua yang setiap harinya berjualan di pasar tersebut.

Ia meminta agar pemerintah melalui dinas terkait dapat melihat apa yang terjadi di pasar karena sampah yang tertumpuk ini sudah mengganggu kenyamanan di pasar tersebut. Apalagi pasar ini berada di tengah Kota Serui yang merupakan wajah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Di tempat terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Yapen, Maria Tanawani, menjelaskan kalau selama ini pihaknya sering turun dan melihat secara langsung kondisi pasar khususnya untuk kebersihan dan sekaligus mengimbau agar semua orang yang ada di pasar tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami akui bahwa tidak ada tempat yang besar untuk menampung sampah di pasar cuma ada bak-bak sampah dari truk yang disiapkan dan ada beberapa kendala seperti armada yang hanya beberapa saja yang beroperasi. Sehingga tidak bisa mengangkut sampah-sampah di masyarakat khususnya pada beberapa titik yang ada di pasar yang sebenarnya bukan tempat untuk buang sampah disitu,”ungkap Maria Tanawani kepada WONE saat ditemui di sela-sela pertemuan dengan Bupati Yapen, Selasa (8/1).

Untuk itu sebagai penanggung jawab lingkungan hidup ia sangat berharap adanya kerjasama dari pihak aparat Distrik, Kelurahan dan Kampung untuk dapat memberikan arahan kepada masyarakat agar bagaimana bisa membuang sampah pada tempatnya.

Hal senada di sampaikan oleh Bupati Yapen agar bagaimana masyarakat bisa sadar akan kebersihan maka perlu ada sosialisasi guna jangan ada lagi masyarakat khususnya para pedagang yang membuang sampah sembarangan. “Para pedagang baik itu dari kios-kios maupun pedagang lainnya jangan lagi buang sampah sembarang karena sudah ada di siapkan tempat sampah,”tegas Bupati Yapen, Tonny Tesar.

Tonny Tesar katakan kabupaten yapen akan mendapatkan satu nomor dalam PON XX tahun 2020 mendatang, untuk itu Pemerintah Yapen telah mempersiapkan berbagai hal termasuk bagaimana bisa membuat Kota “ACIS” sebutan untuk Serui bisa bersih dari sampah-sampah. Dengan itu ia sangat mengharapkan masyarakat serta para pedagang mulai sekarang bisa hidup dalam pola kebersihan.

“Akan ada mobil bak sampah yang kita mau datangkan serta ada beberapa kotak drum dan bak sampah yang akan disimpan di beberapa titik di pasar dan lain sebagainya di kota,”pungkasnya.(her/jog)