BERBAGI
DOK HUMAS POLDA FOR WONE  Tiga pelajar diamankan aparat keamanan atas kepemilikan ganja, Minggu (6/1).
DOK HUMAS POLDA FOR WONE
Tiga pelajar diamankan aparat keamanan atas kepemilikan ganja, Minggu (6/1).

JAYAPURA–Aparat gabungan TNI dan Polri menangkap tiga pelajar atas kepemilikan narkotika jenis ganja di jalan trans-Papua Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Minggu (6/1) malam.

Dari tangan ketiganya, aparat mengamankan lima paket ganja berukuran sedang. Adapun identitas ketiganya, yakni WEW (19) warga Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Jayawijaya, OA (19) dan RP (19) warga Pos 7 Sentani.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal kepada wartawan menuturkan, ketiga pelajar telah diserahkan kepada penyidik Satuan Narkoba Polres Keerom untuk proses hukum.

“Mereka dipersangkakan melanggar Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman denda paling banyak Rp 8 miliar atau hukuman penjara paling lama 12 tahun,” tegas Kamal, Senin (7/1).

Terungkapnya kasus ini, Kamal menuturkan, berawal dari razia gabungan anggota Satuan Tugas Pamtas RI–PNG Yonif Para Raider 328 Dirgahayu dengan Polres Keerom di Jalan Poros depan Pos TNI di Skamto, pukul 19.30 WIT.

Dua jam kemudian, lanjut Kamal, dua sepeda motor yang ditumpangi tiga pelajar melintas dengan kecepatan tinggi dari arah Arso tujuan Kota.  Seketika itu, petugas gabungan menghentikan kedua sepeda motor dan kemudian melakukan pemeriksaan.

“Saat pemeriksaan, anggota menemukan lima bungkus paket plastik bening berukuran sedang yang diduga kuat berisi ganja. Setelah dilakukan pengecekan secara teliti, ternyata benar,” kata Kamal.

Mantan Wakapolresta Depok ini menambahkan, pihak kepolisian setempat telah melakukan penyitaan lima bungkus ganja dan dua sepeda motor Honda milik ketiga pelaku. “Narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi, karena narkoba dapat merusak generasi penerus Papua,” kata Kamal.(ful)