BERBAGI

SERUI-Sejarah merupakan hal yang sangat berharga dalam suatu bangsa, dan untuk mengenang jasa para pejuang terlebih khusus pembebasan Irian Barat yang sekarang dikenal dengan Papua, Barisan Merah Putih (BMP) Yapen melakukan langgeng suara “Gemuruh Trikora” di salah satu hotel di Serui, Kamis (20/12).

Dalam penyampaian renungan dari Dandim 1709/YAWA yang diwakili oleh Kasdim Mayor Arm Mustafa Lara, yang meminta agar apa yang telah dilakukan oleh para pejuang kita dalam melawan penjajah bisa terus diingat dan jangan ada kelompok-kelompok yang menginginkan hal lain karena kita semua adalah NKRI.

“Hari trikora adalah bagian dari sejarah bangsa yang tidak boleh dilupakan oleh para generasi muda Indonesia secara umum serta secara khusus bagi generasi muda Papua,”tegas Mayor Arm Mustafa Lara.

Ditegaskan bahwa Papua ini adalah bagian dari NKRI yang tidak bisa dipisahkan dari siapapun itu, dan kemerdekaan bukan hadiah melain hasil dari perjuanagan. “Ini adalah hasil perjuangan bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BMP Yapen, Kristian Payawa menegaskan bahwa para generasi muda agar bisa mengetahui apa itu sejarah dan jangan mau melupakan itu semua karena hal tersebut yang membuat kita ada saat ini.

Ia menjelaskan bahwa, kurikulum Indonesia perlu dikembalikan seperti dulu yang dimana masa muda anak jaman sekarang perlu dipertanyakan. “Kita di didik jaman dulu untuk bagaimana bisa menghargai perjuangan bangsa,”kata Kristian Payawa.

Untuk itu dalam moment yang bersejarah, BMP Yapen mengharapkan agar semua element bisa lebih mengenal dan menghormati akan sejarah khususnya perjuangan pembebasan Irian Barat.(her/jog)